Sambut MotoGP, Pemkot Perlu Siapkan Pelayanan Khusus

Ilustrasi MotoGP (Pexels)

Mataram (Suara NTB) – Gelaran MotoGP merupakan agenda besar yang disambut meriah oleh daerah kabupaten kota di NTB. Untuk menyambut gelaran MotoGP, Pemkot Mataram membutuhkan jasa angkut wisatawan dari dan ke Mataram – Lombok Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan, kota Mataram harus kecipratan adanya gelaran MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah. Pasalnya, lokasi gelaran MotoGP hanya berjarak 1 jam perjalanan dari Kota Mataram. Untuk itu kata dia, Pemkot Mataram harus menyiapkan pelayanan khusus dalam menyambut balapan akbar tersebut. Baik pelayanan hotel dan jasa angkut wisatawan ke lokasi MotoGP.

Baca juga:  Jalur LIA-KEK “Dikeroyok” Tiga Kontraktor

“Mataram harus kecipratan. Kita kemarin bertemu dengan AHM di Mataram, mereka membahas ini. Mereka benar-benar siap untuk menyongsong motoGP tahun 2021. Segala fasilitas mereka sudah ready.Tinggal sekarang bagaimana kita akan adakan tambahan beberapa hotel yang akan dibangun nanti untuk menyambut semua wisatawan dari mancanegara,” kata Denny, sapaannya, Kamis, 13 Februari 2020.

Dijelaskan Denny, semua hotel di Mataram sudah menerapkan standar pelayanan yang memadai. Ia merasa, semua hotel di Mataram tidak ada yang perlu disiapkan terlalu berlebihan. Yang jelas lanjut dia, dalam menyambut MotoGP ini, Pemkot Mataram butuh alat transportasi dari Mataram menuju Lombok Tengah.

Baca juga:  4.000 Tiket MotoGP Mandalika Ludes Dalam 10 Hari

“Saat ini kan jumlah hotel kita saya rasa cukup. Jumlah kamar hotel kita sudah banyak juga. Yang perlu diperhatikan ialah alat transportasi kita yang harus ditambah. Karena beberapa pihak hotel menginginkan ada transportasi yang langsung menjemput tamu dari hotel ke arena MotoGP,” pungkasnya.

Ia berencana mengajak Dinas Perhubungan Kota Mataram untuk menghidupkan kembali semua bus trans Mataram sebagai jasa angkut wisatawan dari Mataram-Loteng. “Kan bisa kita berdayakan untuk itu, untuk mengangkut wisatawan ke lokasi MotoGP,” katanya.

Denny mengakui, pada gelaran MotoGP nanti, Pemkot Mataram harus bekerja keras dalam menyambutnya. Karena selama ini kendaraan angkut wisatawan dalam skala besar di Mataram masih kekurangan. Ada pun untuk kamar hotel sendiri kata dia, di Mataram cukup banyak kamar kosong untuk menampung semua wisatawan yang menginap di Mataram.

Baca juga:  Target Pembangunan Hotel Molor, ITDC Fokus Tuntaskan Sirkuit MotoGP

Kadispar ini pun menargetkan, jumlah kunjungan hotel pada gelaran MotoGP nanti melebihi dari target kunjungan tahun 2020. Untuk terget kunjungan tahun 2020 sendiri kata Denny, masih berkisar 823 ribu wisatawan. “Saya yakin, tahun 2021 itu bertambah dua kali lipat dari tahun ini,” tutupnya. (viq)