Lima Pimpinan OPD Kota Mataram Dilantik

Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh melantik para pejabat dalam mutasi jabatan, Jumat, 3 Januari 2020. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh melantik lima pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat, 3 Januari 2020 sore. Pelantikan ini merupakan hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Pejabat baru diminta bekerja dengan baik.

Kelima pejabat yang dilantik adalah, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Setda Kota Mataram, M. Nazaruddin Fikri dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang lama kosong ditinggalkan oleh Irwan Rahadi digeser sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu.

Camat Selaparang, Sudirman dipromosikan sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Sekretaris Badan Keuangan Daerah, H. Nizar Denny Cahyadi dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata mengisi posisi I Made Swastikanegara yang pensiun akhir Desember 2019.

Baca juga:  NTB Raih Penghargaan SAKIP dari Menpan RB

Kepala Bagian Layanan Pengadaan, Moh. Suryadi dilantik sebagai Staf Ahli bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan dan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Mahfuddin Noer sebagai Kepala BPBD Kota Mataram.

Selain eselon II itu, lima jabatan eselon juga turut dilantik. Lurah Bertais, Lalu Muksan dipromosikan sebagai Camat Selaparang menggantikan Sudirman. Lurah Kekalik dilantik sebagai Kepala Bagian Perekonomian menggantikan H. Mahsin yang memasuki purnatugas akhir Desember 2019.

Baca juga:  Pensiunnya “Joe” Tajuddin, Tokoh Inspiratif yang Mencintai Pekerjaan

Kepala Bidang Pengendalian Pendapatan Daerah pada Badan Keuangan Daerah, Charisma Putra dipromosi sebagai Sekretaris BKD menggantikan jabatan ditinggalkan H. Nizar Denny Cahyadi.

Jabatan ditinggalkan Charisma diisi oleh Drs. Misbah. Dan, jabatan Misbah sebelumnya sebagai Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan dan Penagihan diisi oleh Ahmad Amrin.

Walikota mengatakan, pengisian jabatan ini dipercepat seperti yang direncanakan sebelumnya, karena ia tidak mau menunggu terlalu lama. Hasil tiga besar telah diterima dan mendapatkan persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca juga:  Setelah Mutasi Eselon III dan IV, Eselon II akan Menyusul

“Baru tadi sebelum solat Jumat saya putuskan. Toh, hasilnya sudah ada,” kata Walikota.

Meskipun demikian, ada beberapa jabatan yang kosong baik itu eselon III dan IV. Untuk pengisian jabatan kosong ini pun perlu dikaji kembali. Apakah diperbolehkan mengingatkan Kota Mataram akan menyelenggarakan pesta demokrasi, sehingga perlu mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Walikota mengingatkan pejabat yang telah diambil sumpah jabatannya untuk bekerja dengan baik dan menyelesaikan permasalahan dengan gaya masing – masing. Jika dinilai tidak mampu maka akan dilakukan evaluasi. (cem)