Angin Kencang, Bale Kambang di Mayura Tumbang, Lima Kios Tertimpa Pohon

Kondisi Bale Kambang Cagar Budaya Taman Mayura di Cakranegara, Mataram yang roboh akibat cuaca ekstrem, Sabtu, 14 Desember 2019. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Hujan disertai angin kencang menerpa wilayah Kota Mataram berdampak ke Cagar Budaya Taman Mayura, Kelurahan Mayura, Cakranegara, Sabtu, 14 Desember 2019. Salah satu bangunannya, Bale Kambang turut roboh. Atap bangunan rata dengan lantai. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kejadiannya bermula saat hujan deras mulai mengguyur Kota Mataram hari ini. Tak berselang lama, sekira pukul 14.30 Wita Bale Kambang di kompleks Taman Mayura roboh. “Sudah dipasangi police line,” kata Kapolsek Cakranegara AKP Zaky Maghfur mengonfirmasi saat dihubungi suarantb.com.

Zaky menyebutkan, robohnya Bale Kambang tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, akibat angin kencang yang disertai hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. “Kerugian belum dapat ditentukan,” ucapnya.

Baca juga:  Warga Mataram Gelar Salat Gerhana di Islamic Center NTB

Selain itu, angin kencang juga membuat pohon peneduh di Jalan Brawijaya, Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Sandubaya tumbang. Demikian juga dua pohon di Jalan Selaparang, Sweta, Mayura, Cakranegara tepatnya di depan Patung Tani; Jalan Rajawali, Cakranegara Barat, Cakranegara.

Kemudian di Jalan Arca, Panaraga Utara, Saptamarga, Cakranegara; di halaman rumah warga di Jalan Prambanan, Saptamarga, Cakranegara. “Robohnya pohon menimpa atap rumah, pura, dan kanopi. Kerugian korban Rp5 juta,” kata Zaky.

Paling parah, pohon di Jalan Peternakan, Selagalas, Sandubaya di kawasan Lapangan Selagalas menimpa lima kios. Antara lain, Depot Batu Abadi dengan taksiran nilai kerugian Rp15 juta; Studio Bale Kreatif dengan kerugian Rp20 juta; Konter HP Niss Cell dan Heri Cell dengan kerugian masing-masing Rp20 juta dan Rp2 juta; Bengkel motor milik Haris.

Baca juga:  Gubernur NTB Keluarkan Status Siaga Darurat Bencana

“Di dalam bengkel itu di dalamnya ada lima unit sepeda motor yang tidak sempat dievakuasi. Atas kejadian itu kerugiannya mencapai Rp50 juta,” bebernya.

Dua pohon lagi juga tumbang di Getap Timur, Cakranegara Selatan Baru, Cakranegara, dan Jalan Transmigrasi, Karang Bagu, Karang Taliwang, Cakranegara. “Total kejadian akibat angin kencang ada sembilan pohon dan bangunan roboh,” pungkas Zaky. (why)