292 Pelamar CPNS Kota Mataram Tidak Lolos Administrasi

Baiq Nelly Kusumawati (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Mataram telah selesai memverifikasi berkas pendaftaran. Sebanyak 292 dari 4.814 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat atau tidak lolos administrasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati menyampaikan, verifikasi terhadap dokumen atau berkas pelamar telah rampung. Tercatat 4.814 pelamar yang mendaftar untuk mengisi 275 formasi.

Dari hasil verifikasi sementara 292 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dan, 4.522 pelamar akan mengikuti seleksi kompetensi bidang. “Hari Minggu itu sudah selesai kita verifikasi,” kata Nelly dikonfirmasi, Senin, 2 Desember 2019.

Penerimaan CPNS tahun ini, Pemkot Mataram memberikan kelonggaran bagi pelamar. Misalnya, ada kesalahan sedikit yang sifatnya tidak substansi. Hal ini disampaikan ke pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Walikota dan Sekretaris Daerah.

Baca juga:  Tahun Ini, Pemerintah Buka Lagi Rekrutmen CPNS dan P3K

Faktor yang membuat tim tidak meloloskan pelamar di antaranya, surat lamaran diketik. Sesuai pengumuman bahwa surat lamaran yang dibuat dengan tulis tangan. Kualifikasi pendidikan tidak sesuai formasi yang dibutuhkan, dokumen tidak diunduh lengkap, akreditasi kampus tidak ada atau kampus telah ditutup serta faktor lainnya.

Nelly menambahkan, 275 formasi telah terisi. Meskipun, satu formasi dilamar oleh satu orang. Bukan berarti satu pelamar otomatis lulus. Yang bersangkutan tetap mengikuti seleksi kompetensi dasar. “Ya harus tetap lolos SKD dulu,” ujarnya.

Demikian juga pelamar yang memiliki sertifikasi pendidik. Mereka juga harus memenuhi nilai ambang batas. Beda halnya dengan 23 pelamar yang telah memenuhi passing grade pada penerimaan CPNS 2018 lalu. Otomatis bisa langsung mengikuti seleksi kompetensi bidang.

Baca juga:  Seleksi CPNS Kota Mataram, 16 Pelamar TMS Ajukan Sanggahan

Panitia seleksi tetap menyarankan agar pelamar mengikuti SKD. Tidak menutup kemungkinan nilai yang diperoleh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Nelly menyebutkan,kebijakan pemerintah pusat menurunkan standar nilai ambang batas. Tapi tidak disebutkan detail berapa nilai untuk tes intelijensi umum, tes wawasan kebangsaan dan tes kepribadian. “Standar passing grade turun,” ucapnya.

Pengumuman tes administrasi akan dilaksanakan tanggal 16 Desember mengikuti jadwal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Walaupun pihaknya telah menyelesaikan proses verifikasi.

Untuk lokasi seleksi kompetensi bidang ujarnya, berdasarkan kesepakatan bersama Pemprov NTB. Pemkot Mataram menggunakan ruangan komputer SMKN 3 Mataram. Pelaksanaan tes dijadwalkan selama 15 hari.

“Kita sesuaikan dengan aktivitas belajar mengajar. Kalaupun siswa sekolah, Insya Allah ndak akan terganggu,” demikian kata dia. (cem)