Mataram Tuan Rumah Munas Adeksi 2020

Didi Sumardi (Suara NTB/fit)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Kota Mataram menjadi nominasi lokasi Munas Adeksi 2020. Munas Adeksi direncanakan berlangsung pada Maret 2020.  Mataram bersaing dengan tiga kota lainnya untuk menjadi tuan rumah. Yakni Manado, Palangkaraya dan Pontianak. Namun Kota Mataram mendapat dukungan penuh dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan juga Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., dalam rapat paripurna penetapan APBD Kota Mataram tahun anggaran 2020. Kalau Munas Adeksi berhasil diselengkarakan di Kota Mataram, tentu akan membawa dampak yang cukup signifikan. Didi menggambarkan Munas Adeksi itu akan dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta. ‘’Diikuti oleh seluruh pimpinan dan anggota DPRD kota se-Indonesia,’’ ujarnya saat dikonfirmasi Suara NTB kemarin.

Namun untuk angka pasti jumlah peserta yang bakal hadir, sulit diprediksi. ‘’Tapi biasanya di atas 1.000 orang,’’ klaimnya. Menjadi tuan rumah Munas Adeksi menjadi kebanggaan tersendiri bagi DPRD dan juga Pemkot Mataram. Konsekuensi menjadi tuan rumah, lanjut Didi, adalah tanggung jawab dan komitmen untuk bagaimana membawa event nasional bisa terselenggara di Mataram.

Ini menjadi bagian dari upaya recovery pascagempa. Ini sejalan dengan aspirasi berbagai pihak. Seperti pengusaha perhotelan, restoran dan lain sebagainya. Persiapan terkait rencana Mataram menjadi tuan rumah Munas Adeksi, antara lain, pihaknya sudah beberapa kali mengikuti rapat di pusat terkait Adeksi. ‘’Kebetulan kapasitas saya sebagai Wakil Ketua Umum Adeksi, termasuk sterring comitee,’’ katanya.

Untuk Munas Adeksi 2020, orang nomor satu di DPRD Kota Mataram ini mengusulkan tema yang relevan yakni Omnibus Law. ‘’Ada yang akan kita paparkan kaitanya dengan strategi nasional untuk menata sistem hukum nasional di daerah-daerah. Sehingga sejalan dengan apa yang menjadi ketetapan pemerintah pusat. Semangatnya adalah bagaimana pengelolaan pemerintahan  daerah bisa fleksibel, cepat, efektif dan tidak berbelit-belit.

Tujuannya bagaimana mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Termasuk soal kemiskinan. Pada bagian lail Didi memastikan, tamu-tamu di Munas Adeksi akan tertampung semuanya di hotel-hotel yang ada di Kota Mataram. ‘’Insya Allah bisa tercover semua,’’ tegasnya. (fit)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.