Pemkot akan Bentuk Satgas Baru untuk Penataan Trotoar

Suasana trotoar di depan kantor Walikota Mataram, Kamis (24/10). Nantinya, semua trotoar di Mataram akan dipantau oleh satgas baru yang bertugas menjaga kebersihan dan penataan trotoar di Mataram. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram berencana bentuk satuan tugas (Satgas) baru. Satgas baru ini akan diberdayakan untuk menjaga pemeliharaan kebersihan dan penataan trotoar di Mataram.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Mataram, H. Mahmuddin Tura  mengatakan, pembuatan satgas baru ini dirasa perlu melibatkan beberapa OPD terkait. Kiranya melibatkan Dinas PU, Satpol PP dan OPD lainnya.

“Satgas baru ini  nanti berfungsi dalam hal penataan trotoar. Tapi kalau kita melihat tugas dari satgas itu sendiri bukan hanya persoalan pemeliharaan dan kebersihannya. Sehingga dari penggunaan trotoar juga berarti ada OPD lain. Sehingga ini masih kita kaji dulu,” katanya kepada Suara NTB, Kamis, 24 Oktober 2019.

Baca juga:  Ayo, Selamatkan Teluk Bima

Kata Mahmuddin, pembentukan satgas baru ini diminta oleh Wakil Walikota Mataram. “Makanya besok pagi kita undang OPD, baik dari PU, Perkim dan LH, terus nanti kita minta masukan dari teman-teman OPD ini,” jelasnya.

Menurutnya, satgas ini akan melakukan penataan dan perbaikan trotoar. Karena, pak wakil melihat, banyak trotoar di Mataram disalahgunakan sehingga rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Tapi kalau tidak salah tangkap tadi itu, keinginan beliau untuk penataan dan pemeliharaan. Kalau penggunaan badan trotoar itu sendiri sudah ada tupoksinya di Satpol PP,” jelasnya.

“Kita akan kaji dulu, supaya fungsi satgas ini tidak membias. Penertiban badan trotoar kan tugasnya Pol PP. Tapi sejauh ini mereka tidak maksimal. Apakah kita masukkan ke hal penindakan juga satgas ini, kan bisa saja disalahgunakan, bisa digunakan ke hal-hal lain,” jelasnya.

Baca juga:  Ayo, Selamatkan Teluk Bima

Satgas baru ini akan melakukan penataan dan melakukan pembersihan. “Jangan sampai dominan penertiban PKL daripada penataan dan pemeliharaan trotoar. Agar tugas satgas ini tidak bias,” kata Mahmuddin.

“Itu saja intinya, makanya kita dikasi waktu tiga hari ini. Satgas ini nanti bisa saja menyampaikan kepada dinas terkait. Dinas ini akan berkoordinasi,” katanya. Pembentukan satgas baru ini berjumlah 10 sampai 12 orang. Nantinya, mereka akan mengawasi kawasan trotoar di Mataram. “Nanti mereka punya atribut tersendiri,” katanya. (viq)