2020, Parkir Sembarang di Mataram akan Didenda Rp500 Ribu

Ilustrasi parkir sembarangan di Kota Mataram (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) Pada tahun 2020 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram akan menerapkan sistem derek bagi pelanggar parkir. Mereka yang sembarangan memarkir kendaraannya juga akan didenda Rp500 ribu.

Kepala Seksi Pengendalian Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kota Mataram, Yusup Hidayat Sahidin mengatakan, mulai tahun 2020, Dishub kota Mataram akan membeli mobil derek. Kendaraan tersebut akan dioperasikan untuk menderek mobil-mobil yang parkir sembarangan. “Nanti kita akan taruh di lapangan Sangkareang. Sementara ini masih di kantor Dishub,” katanya, Kamis, 17 Oktober 2019.

Baca juga:  Realisasi Retribusi Parkir di Kota Mataram Masih Rendah

Lanjut

Yusup, mobil yang kedapatan memarkir sembarangan akan diderek dan didenda sebesar Rp500 ribu. “Sekali derek kita akan kasi denda Rp500 ribu,” tambahnya. Dari data Dishub Kota Mataram, sosialisasi disertai penindakan selama tiga bulan dari Agustus-Oktober 2019, telah ditilang dan digembok sebanyak 29 kendaraan roda empat. “Kebanyakan mobil yang salah parkir, baik di Jalan Pejanggik, Selaparang dan Jalan Majapahit,” katanya.

Baca juga:  Realisasi Retribusi Parkir di Kota Mataram Masih Rendah

Selain pelanggaran parkir, Yusup juga kerap menemukan pelanggaran dari sejumlah kendaraan roda empat yang mati kir-nya. “Dari temuan Dishub, banyak juga yang kita temukan mati kir kendaraannya,” tutup Yusup. (viq)