Parkir Liar di Mataram Masih Marak

Salah satu pengendara mobil di Jalan Pejanggik Mataram memarkir kendaraannya di area larangan parkir, Rabu, 9 Oktober 2019. Penggembokan bagi parkir liar belum memberikan efek jera. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Parkir liar di kawasan tertib lalu lintas Kota Mataram masih marak. Penindakan berupa penggembokan roda kendaraan yang parkir sembarangan oleh Dinas Perhubungan Kota Mataram salama ini dinilai belum bisa memberikan efek jera kepada pengendara.

“Kita memang tetap tindak dia, cuma memang nanti kucing-kucingan. Kita juga punya keterbatasan tenaga untuk menindak. Coba bayangkan sekali piket sebelas orang yang diturunkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, M. Saleh saat dimintai keterangan Suara NTB, Rabu, 9 Oktober 2019.

Dishub Kota Mataram akan membahas target di forum lalu lintas Kota dengan memasang rambu-rambu dan sebagainya. Dishub akan mengundang

beberapa petinggi kantor-kantor, hotel, dan lainnya untuk membahas dengan meraka tentang daerah kawasan tertib lalu lintas. Saleh akan menjelaskan beberapa hotel, kantor dan lainnya kerap memarkir kendaraan pegawainya di ruas jalan. Seperti di jalan Pejanggik, di depan Bank BRI tersebut kerap ditemukan pelanggar parkir liar.

“Ketika kita (petugas) tidak ada, pasti melanggar. Berarti belum jera,” jelas Saleh. Akan tetapi belum ada sampai saat ini pengendara yang ditindak Dishub dengan pelanggar yang sama. “Iya mereka memang belum jera. Tetapi seperti yang saya katakan, belum ada pernah mobil yang ditilang (Dishub) sampai dua kali. Itu belum ada,” demikian kata dia. (viq)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.