Makmur Maju Lewat Jalur Independen

L. Makmur Said (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Ir. H. Lalu Makmur Said, MM., mendeklarasikan diri untuk maju pada Pilkada Kota Mataram 2020 mendatang melalui jalur independen. Untuk memenuhi persyaratan telah dikumpulkan sekitar 30 ribu kartu tanda penduduk (KTP).

KTP dikumpulkan sebagian diserahkan oleh para pensiunan aparatur sipil Negara (ASN) di Kota Mataram, yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Makmur melihat potensi dari para pensiunan ini sangat tinggi. Tercatat 8.900 pensiunan ASN di Kota Mataram.

Baca juga:  KPU akan Terapkan Sistem E-Rekap di Pilkada 2020

Secara organisasi, para pensiunan tidak boleh berpolitik. Tetapi pada pemilihan legislatif 2019, pihaknya mendukung anggotanya yang berikhtiar di jalur politik, sehingga di DPRD Kota Mataram dan DPRD NTB, ada anggota PWRI yang bisa

menjembatani aspirasi para pensiunan. “PWRI tidak pernah mengarahkan pilihan. Setelah ada anggota berpolitik, jadi urusan masing – masing,” kata Makmur.

Dia menegaskan, mesti sebagai Ketua PWRI Kota Mataram, bukan berarti organisasi ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Keinginan maju sebagai bakal calon Walikota murni keputusan pribadi. Artinya, tidak ada konsekuensi apapun bila dirinya maju. Sebagai persyaratan sebagai bakal calon yang memilih maju lewat jalur perorangan telah dikumpulkan 30 ribu KTP.

Baca juga:  24.922 KTP, Syarat Dukungan Balon Perseorangan Kota Mataram

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), persyaratan maju melalui non partai harus menyerahkan 8,5 persen KTP dari jumlah total calon pemilih. “Dan, Alhamdulillah persyaratan untuk jadi calon sudah terpenuhi. Sekarang KTP terkumpul 30 ribu,” sebutnya. Persyaratan administrasi untuk maju pada Pilkada Kota Mataram akan diserahkan pada Januari 2020 mendatang. (cem)