Pemkot Ingin Angkot Kembali Beroperasi

Salah satu halte di jalan Udayana, tepat di depan SMPN 6 Mataram tidak pernah digunakan kembali sejak ditariknya BRT. Halte ini menjadi tempat menunggu bagi para siswa untuk dijemput kerabatnya. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Untuk mengurangi kemacetan di Kota Mataram, operasional bemo angkutan kota (angkot) akan dihidupkan kembali untuk mengangkut para penumpang. Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, M. Saleh, Senin, 16 September 2019 menyampaikan, keberadaan bemo kuning di Kota Mataram telah lama tidak beroperasi, dan akan dihidupkan kembali demi mengurangi kemacetan di ruas-ruas jalan di Mataram.

“Kalau kita bagaimana bemo kota ini bisa hidup lagi sih. Makanya kita nanti akan ukur dengan ukuran bus sekolah. Di sekolah kalau banyak animo masyarakat yang mau pakai bus sekolah, kita suruh pakai bemo kota. Tapi dia (angkot) harus perbaiki penampilan dulu,” kata Saleh.

Baca juga:  Kejagung Awasi Proyek Perluasan LIA

Di kota Mataram, sebanyak ratusan bemo kota harus mendapat perbaikan. “Kita lihat anggaran pemerintah, di APBDP ini belum karuan pembahasannya. DPRD kita kan baru selesai kemarin ditetapkan,” jelasnya.

Nantinya, lanjut Saleh, sebelum menerapkan bemo kota, Dishub akan mengadakan kendaraan bus telebih dahulu untuk mengangkut siswa di Kota Mataram dengan kendaraan jenis Hiace. “Kendaraan yang akan diadakan Pemkot adalah jenis Hiace yang akan disewakan terlebih dahulu. Kita sewa dulu 2 unit,” tuturnya.

Baca juga:  Desember, Penerbangan Langsung Lombok-Jeddah Mulai Dibuka

“Kita coba untuk landing di jam sekolah, ada rotasi di sana, anak-anak sekolah gratis nanti. Paling tidak mereka bayar pakai sampah plastik,” jelasnya. Dengan menerapkan model tersebut, Dishub akan bekerja sama dengan Dharma Wanita untuk memudahkannya. (viq)