Pemkot akan Tambah CCTV di Perempatan Jalan

Terlihat di lampu stopan perempatan IC Mataram, belum terpasang kamera CCTV untuk memantau aktivitas pengendara. Nantinya, pada perempatan ini dan perempatan Pegesangan akan dipasang kamera CCTV untuk menerapkan sistem e-tilang. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa lampu stopan di Kota Mataram, dinilai belum efektik menekan pelanggaran lalin dari pengendara motor. CCTV tersebut masih hanya berfungsi memantau pengendara dan jumlah pengendara. Jumlah CCTV akan ditambah di Kota Mataram.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, M. Saleh mengatakan, pemasangan CCTV tersebut masih sebatas pemantauan. Saat ini kata Saleh, CCTV di Kota Mataram terletak di jalan perempatan Rembiga, Perempatan Sweta, Pertigaan Sweta, Pertigaan Turida, dan perempatan Dasan Cermen.

“Jadi pemasangan CCTV ini masih sebatas memantau jumlah pengendara yang melintas. Kita pasang di lima lokasi untuk memantau kemacetan dan juga perilaku pengendara saja. Tahun ini kita akan tambah di perempatan BI sama perempatan Pegesangan,” kata Saleh, Sabtu, 14 September 2019 kepada Suara NTB.

CCTV tambahan itu lanjut Saleh, biaya yang digelontorkan Pemkot senilai Rp1,3 miliar. Penambahan yang di perempatan BI dan Pegesangan, saat ini masih dalam tahap pengadaan.

Baca juga:  Gubernur Resmikan Pelayaran Langsung Badas-Surabaya

Ke depan, Dishub akan bekerjasama mengefektifkan CCTV yang ada. Untuk sementara kata Saleh, CCTV di lima lokasi tersebut, hanya memantau mengatur siklus, e-calling dan memberikan himbauan melalui speaker yang dipasang tepat di tiang lampu stopan tersebut.

Baca juga:  Kejagung Awasi Proyek Perluasan LIA

Supaya muatannya itu lebih kaya, Dishub tengah berusahamengupayakan sistem e-tilang melalui CCTV tersebut. “Kita upayakan e-tilang melalui CCTV. Ini kan harus bekerjasama dengan kepolisian dan samsat untuk mengetahui siapa punya mobil dan motor itu kan samsat punya data,” tuturnya.

“Mudah-mudahan tahun 2020 bisa terlaksana. Sementara ini kita masih berkomunikasi dulu dengan semua pihak. Di kepolisian juga dan samsat ini nanti bagaimana responnya,” lanjutnya.

Saat ini, Dishub telah memiliki CC room yang berfungsi memantau pengendara. Saleh pun berharap, pada tahun depan CCTV tersebut dapat lebih efektif menekan pelanggaran pengendara di beberapa jalan kota Mataram. (viq)