Heboh Perusakan Pot, Ini Kata Anggota Dewan

Pot bunga di ruas jalan bebas hambatan di Sekarbela menuju Lobar, yang dirusak oknum tak bertanggung jawab. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Komisi III DPRD Kota Mataram mengecam aksi vandalisme atau perusakan aset taman Kota Mataram di kawasan lingkar selatan. Karena, di samping Pemkot Mataram ingin melihat taman dan jalan-jalan yang ada di Mataram indah, dengan memajang pot-pot bunga, nyatanya ada oknum yang tidak senang terhadap hal itu.

‘’Kita sayangkan tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab seperti itu,’’ kata Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Abd Rachman, SH., kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Jumat, 13 September 2019.

Setelah kejadian ini, dia meminta kepada Dinas Perkim agar memberikan perhatian lebih terhadap aset-aset Kota mataram berupa taman-taman kota. Caranya, lanjut Rachman, dengan memaksimalkan Satgas yang ada.

Sebab, taman yang menjadi sasaran vandalisme itu berada di batas luar Kota Mataram. Untuk itu, anggota Dewan dari Dapil Selaparang ini menyarankan supaya Dinas Perkim membangun pos pantau berikutnya menyiagakan satgas taman di sana. Pemasangan CCTV di sekitar gerbang Tembolak menurut dia, bukan solusi untuk mengurangi tindak kejahatan.

Rachman lebih setuju kalau Satgas Pertamanan yang ada lebih dimaksimalkan perannya. Karena selama ini, satgas taman bentukan Dinas Perkim hanya terkonsentrasi mengurus taman-taman yang ada di Udayana.

‘’Lalu bagaimana dengan taman-taman yang ada di luaran. Semualah dipantau. Jangan hanya yang ada di Udayana saja,’’ demikian Rachman. (fit)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.