Penghuni Bawah Jembatan akan Diberi Bantuan

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Hj. Baiq Asnayati sudah turun ke bawah jembatan tempat Junaidin (50) hidup bertahun-tahun di bawah kolong Jembatan Pesongoran, Kelurahan Jempong Baru, kecamatan Sekarbela. Pihaknya akan memberikan bantuan social kepada yang bersangkutan.

Warga tersebut sudah dikantongi identitasnya, kendati pada saat Asnayati turun, dia tidak melihat Junaidin di sana. Dikatakan, Dinas Sosial akan memberikan bantuan. “Saya sudah dapat KTP nya. Segera kita akan memberikan bantuan. Nanti kami data, karena ada kegiatan untuk eks pemulung. Kita anggap saja pemulung dia,” ujar Baiq Asnayati kepada Suara NTB, Rabu, 13 Maret 2019.

Baca juga:  5.728 Keluarga Miskin Dikeluarkan dari Penerima PKH di NTB

Pada saat turun di jembatan, dia tidak bersama Tim Satgas Dinas Sosial. Asnayati hanya bersama sopirnya. Asnayati mengakui jembatan yang ditempati Junaidin itu dekat dengan rumahnya. “Itu dekat rumah saya tapi nggak kelihatan,” katanya.

Lanjutnya, untuk membongkar tempat tinggal warga tersebut akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan Camat Sekarbela sebagai pemilik wilayah. Sementara yang pelakukan pembongkaran sekaligus pengangkatan barang akan dilakukan oleh Satpol PP, pihak Kecamatan dan pihak Dinas Perkim.

“Jadi nanti saya komunikasi terus dengan pak Camat. Kita juga harus hati-hati pendekatan dengan orang kayak gitu, secara humanis biar kita nggak sembarangan,” ujar Asnayati.

Baca juga:  Pusat Tambah Tenaga Pendamping Keluarga Miskin di NTB

Junaidin akan diberikan pelatihan khusus. Berikutnya diberikan bantuan tempat berdagang, semacam etalase  dengan isinya serta modal diberikan pula. Bantuan itu tidak hanya untuk Junaidin saja, tapi  semua warga yang ada di setiap kelurahan  yang dianggap tidak mampu.

“Kita minta data dari Lurah dan Kepala Lingkungan. Kepa Lingkungan yang merekomendasikan, bukan kita turun langsung walaupun kita sudah temukan tetap nanti diusulkan oleh Lurah dia,” tutupnya. (mhj)