Mental ASN Kota Mataram Perlu Diperbaiki

Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menilai mental dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) Kota Mataram perlu diperbaiki. Di saat ribuan warga ingin menjadi ASN, tetapi ASN yang ada malah menunjukkan kinerja yang tidak memuaskan.

Walikota mengkritik pegawai negeri sipil yang malas bekerja. “Betapa banyaknya orang mau jadi ASN. Yang sudah jadi ASN ternyata malas dan duduk santai saja di kantor,” kritik Walikota, Jumat, 30 November 2018.

Walikota menggambarkan antusiasme masyarakat yang ingin jadi ASN. Pelamar CPNS di Kota Mataram 7 ribu lebih. Yang lulus administrasi 6.777 dan ikut seleksi kompetensi bidang 6.494 orang. Disesalkan, justru yang jadi ASN maupun pejabat malah bermalas – malasan.

Baca juga:  Miliki Kampus IPDN, NTB Tak Dapat Perlakuan Khusus Kemendagri

Dalam konteks peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW demikian kata Walikota, ASN bagaimana mengamalkan ajaran agama dan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. “ASN Kota Mataram harus menggambarkan rasa bersyukur. Banyak yang berikhtiar jadi ASN. Begitu jadi ASN, malah tidak bersyukur,” katanya mengingatkan.

Mental ini menurut Walikota, harus diperbaiki. Artinya, menjadi ASN dan pejabat harus menunjukkan kinerja. Oleh karena itu, Pemkot Mataram tetap meminta ASN meningkatkan kedisiplinan. Selain itu, pegawai ini harus bekerja sesuai tugas dan fungsi masing – masing. “Dengan itulah kita memposisikan mereka,” ucapnya.

Baca juga:  Rekrutmen P3K Direncanakan Pertengahan Agustus

Apakah pegawai malas bekerja imbas dari pola kerja yang tidak merata? Ahyar enggan mengomentari. “Nanti lagi kita jawab. Jangan yang berat – berat dulu,” ucapnya.

Perayaan maulid yang digelar di Taman Udayana Kelurahan Karang Baru sekaligus meresmikan mushala Nurul Wathan. Mushala tersebut merupakan hibah dari satu perusahaan. (cem)