Pedagang di Pasar ACC Menolak Direlokasi

0
56

Mataram (Suara NTB) – Wacana Dinas Perdagangan Kota Mataram merelokasi pedagang di Pasar ACC, Ampenan, tampaknya  tak akan berjalan mulus. Para pedagang menolak dipindah karena telah merasa nyaman.

Seorang pedagang, Iyah menuturkan, pedagang di Pasar ACC tidak setuju dipindah ke Pasar Kebon Roek. Alasannya sederhana karena tak ingin kehilangan pelanggan. Selain itu, retribusi disetor di Pasar Kebon Roek sangat banyak dibandingkan di tempatnya berjualan saat ini.

“Kalau di sini bayar dudukan Rp2.000., dari pagi sampai malam,” tuturnya.

Selain alasan tersebut, pedagang di Pasar Kebon Roek telah banyak. Dikhawatirkan menimbulkan rasa tidak nyaman dan aman bagi pedagang.

Kepala Pasar ACC, Malwi mengaku, rencana merger (penggabungan) Pasar ACC dengan Pasar Kebon Roek berpengaruh ke pedagang. Mereka enggan melakukan perawatan dan memperbaiki toko mereka.

Dia pernah menyampaikan rencana relokasi tersebut ke pedagang. Faktanya, sebagian besar menolak untuk dipindah. “Semua ndak pada mau pindah,” jawab Malwi.

Menurut dia, Pemkot Mataram sebaiknya merevitalisasi Pasar ACC, agar terlihat baik dan memberi rasa nyaman bagi pedagang. Daripada menghabiskan anggaran besar untuk merelokasi. Tetapi berdampak tidak baik bagi pedagang.

Alasan Pemkot Mataram merelokasi pedagang di Pasar ACC kata Kepala Dinas Perdagangan, Lalu Alwan Basri, pertama, jumlah pedagang di sana setiap tahun mengalami peningkatan. Sementara, luas pasar yang ditempati tidak mengalami perubahan, sehingga tak memberi rasa nyaman.

Kedua, sering terjadi kemacetan pertigaan jalan tersebut, sehingga menjadi pertimbangan pemerintah.

“Wajar pedagang menolak karena mereka sudah punya pelanggan tetap,” katanya.

Alwan belum memberikan kepastian kapan pedagang di Pasar ACC dipindah. Detail Engineering Design (DED) tahap proses penyelesaian. Dan, Pemkot Mataram juga masih proses pembebasan lahan.

Diakui, pengelolaan Pasar Kebon Roek sudah ada pihak ketiga yang menawarkan diri untuk mengelola. Pihaknya masih tahap penjajakan, sehingga masih difokuskan untuk merampungkam grand desain penataan Pasar Kebon Roek. “Bahkan, kita sudah mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat,” terangnya. (cem)