Promosi dan Demosi Pejabat Diserahkan ke Walikota

Mataram (Suara NTB) – Tim assesor  telah menyelesaikan penilaian terhadap kinerja pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Mataram. Hasilnya akan diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian untuk menentukan pejabat dipromosi ataukah didemosi.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito menerangkan, tim assesor selama tiga hari turun melakukan penilaian terhadap kinerja dan kompetensi pimpinan OPD. Tetapi hasilnya belum bisa diekspos karena masih dipegang oleh tim assesor. “Belum kita terima,” jawabnya, Kamis, 30 November 2017.

Baca juga:  Jelang Pilkada, Tiga Pejabat di Dompu Dipanggil Bawaslu

Hasil penilaian kinerja ini, sebagai bahan pertimbangan pejabat pembina kepegawaian (Walikota,red), apakah digunakan atau sebaliknya. Menurut Eko, hasil tersebut bisa digunakan untuk pergeseran, promosi atau demosi pejabat. Tergantung kebijakan kepala daerah. “Kalau itu tergantung Pak Wali. Semua nanti kita serahkan ke Pak Wali,” jawab Eko.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono menjelaskan secara teknis, jika sistem penilaian dilakukan oleh tim assesor ada dua metode. Pertama, wawancara. Kedua, pemantauan kinerja secara kelembagaan.

Baca juga:  Wabup Minta ASN Inovatif dan Disiplin

Metode wawancara untuk memastikan kemampuan berpikir dan bicara pimpinan OPD. “Tim assesor profesional, jadi mereka tahu dari cara bicara dan menjawab pertanyaan seperti apa pimpinan OPD itu,” katanya.

Yoyok sapaan akrabnya mengaku, berkas penilaian itu tidak langsung diterima, melainkan langsung dibawa ke Surabaya. Pemkot Mataram hanya menerima rekapan penilaian yang akan dikirim. “Kita juga nunggu. Mudah – mudahan minggu depan sudah terkirim,” ucapnya. (cem)