2018, Dipastikan Tak Ada Lagi Reklame Rokok di Kota Mataram

Mataram (suarantb.com) – Kota Mataram ditargetkan meraih predikat kota layak anak (KLA) pada 2018 mendatang. Namun hingga kini yang masih menjadi kendala ialah masih maraknya reklame rokok. Untuk penghapusan reklame rokok tak bisa dilakukan secara menyeluruh. Karena itulah Pemkot Mataram akan melakukan penghapusan iklan rokok secara bertahap.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Mataram, H. M. Kemal Islam menyampaikan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pengusaha reklame, namun selama ini pihaknya hanya sebatas memberi imbauan. Pihaknya menargetkan jika Mataram telah ditetapkan menjadi KLA pada 2018, dipastikan tak ada lagi reklame rokok.

“Makanya nanti kita berharap  kalau memang dasar hukumnya jelas, 2018 saat ditetapkan Mataram menjadi kota layak anak sudah  tidak ada iklan rokok lagi,” jelas Kemal.

Reklame rokok dekat sekolah dengan jarak sekitar 100 meter juga masih terlihat. Menanggapi hal itu Kemal mengatakan sudah memberikan peringatan kepada pihak penyedia iklan.

“Sekarang kita sudah imbau mereka untuk tidak memasang reklame radius 100 meter dari sekolah. Sudah kan kita imbau teman-teman advertising,” akunya.

Sedangkan iklan-iklan rokok yang tidak berizin telah ditertibkan. “Kalau dia liar kan saya bersihkan. Termasuk yang liar-liar di warung-warung yang tidak berizin,” tegasnya.

Di lain sisi ia juga memikirkan keluhan pengusaha reklame. Pasalnya pendapatan mereka lebih banyak didapatkan dari produk rokok. “Pendapatan mereka yang cukup besar kan dari reklame rokok, rata-rata itu,” terangnya.

Menurutnya sementara ini pengusaha reklame masih mempunyai waktu untuk berpikir jenis iklan yang cocok untuk dipasang ke depannya, jika reklame rokok dilarang di Mataram. “Mereka berpikir kira-kira potensi reklame apa yang bisa dijual  yang selain rokok nantinya,” ujarnya. (mai)