Penumpang Arus Balik di Terminal Mandalika Mulai Meningkat

Mataram (Suara NTB) – Penumpang arus balik Lebaran di Terminal Mandalika telah mulai meningkat sejak H+3 pada Kamis, 29 Juni 2017. Walaupun peningkatan belum terlalu signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.

“Pagi ini sudah mulai kelihatan lebih ramai dari kemarin-kemarin. Sebelumnya dari H+1 sampai H+2 masih landai. Cuma terlihat ada peningkatan di AKDP,” jelas Koordinator Terminal Mandalika, Shaiful Jihad, ST.,M.Eng.,M.Sc kepada Suara NTB di kantornya.

Ia menyampaikan jumlah bus baik untuk keberangkatan maupun kedatangan khusus AKDP sebanyak 44 unit. Sementara AKAP hanya dua bus, sama seperti hari normal. “AKDP biasanya di hari normal itu kisaran 18 sampai 20,” sebutnya.

Sementara pada Rabu malam ada tambahan jumlah bus yang masuk ke Terminal Mandalika sebanyak 13. “Jadi total yang datang 26 kendaraan (dari 44 bus). Sisanya berangkat sejak kemarin sampai tadi malam datanya. Valid,” ujarnya.

Baca juga:  Mudik Lebaran, Basarnas Siagakan Personel

Untuk jumlah penumpang AKDP, Shaiful menyebutkan totalnya sebanyak 1.100 orang. Ia merinci untuk keberangkatan tercatat 506 penumpang dan kedatangan tercatat sebanyak 594 orang. Ia mengatakan dengan jumlah ini, belum terjadi peningkatan penumpang secara signifikan.

Namun jika dibanding tahun sebelumnya, tahun ini jauh lebih ramai. Ia memprediksi puncak arus balik terjadi pada H+5 dan H+6 atau pada Sabtu-Minggu, 1-2 Juli mendatang. Pada tanggal tersebut merupakan hari terakhir cuti bersama bagi para ASN.

“Taksiran saya Sabtu-Minggu puncaknya karena Senin orang mulai masuk (kerja),” ujarnya. Petugas terminal akan tetap melakukan memantau arus balik Lebaran hingga H+15. Setelah mengumpulkan data mulai dari arus mudik hingga arus balik, kemudian akan dilakukan evaluasi.

Baca juga:  Gubernur Inspeksi Angkutan Lebaran

Menghadapi puncak arus balik, Shaiful mengatakan tidak melakukan pengamanan secara khusus misalnya dengan menambah jumlah personil. Ia mengatakan dengan personil yang ada, mereka telah terlatih menghadapi ramainya penumpang khususnya pada puncak arus mudik.

“Kami sudah latihan untuk pengamanan khususnya. Insyaallah untuk pengamanan arus balik ini akan lebih ringan karena kami dalam kondisi tidak puasa. Kalau kemarin memang berat. Petugas kami dalam kondisi puasa terus ramainya minta ampun, pengamanannya khusus. Tapi alhamdulillah sudah kami antisipasi semua,” jelasnya.

Untuk posko kesehatan yang diisi petugas Dinas Kesehatan hanya akan dibuka sampai Minggu, 2 Juli 2017 mendatang. (ynt)