VIDEO – Gus Arik, Anggota Dewan Kota Mataram yang Jago Beladiri

Mataram (Suara NTB) – Anggota DPRD Kota Mataram yang satu ini tidak hanya memiliki kemampuan berpolitik. Ia juga punya kemampuan lain yang cukup istimewa, yaitu kemampuan bela diri. Dengan kemampuan ini, jangankan berhadapan satu lawan satu. Keroyokan pun, orang bisa dibuat tunggang langgang olehnya.

I Gusti Bagus Hari Sudana Putra, SE, atau yang akrab disapa Gus Arik, memang bukan anggota dewan biasa. Selain menjadi politisi, ia juga telah mendalami bela diri Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia (KKI). Bahkan, ilmu bela diri ini sudah ia dalami sejak masih duduk di kelas 4 SD.

Sempat kuliah di Bali, Gus Arik kemudian kembali ke NTB dan ia pun semakin aktif dalam pengembangan olahraga bela diri ini karate aliran KKI ini.

Bagi Gus Arik, bela diri KKI bukan semata tentang pertarungan atau adu fisik. KKI jauh lebih luas dari itu. KKI mengajarkan banyak hal dalam pembentukan karakternya. Dari menjaga kesehatan, pengendalian diri, pergaulan luas, sportivitas, hingga ketenangan dalam menilai situasi.

Saat ia berada di Bali, ia pernah dikeroyok satu lawan empat. Dan dalam situasi ini, kemampuan bela diri memberikan keuntungan baginya. Dua lawannya ia buat ambruk dan dua lainnya akhirnya lari.

Pada 2005 silam, Gus Arik juga pernah harus berhadapan dengan masalah hukum menyusul perkelahiannya dengan seseorang. Perkelahian itu memang bukan ia yang memulai dan berakhir dengan musuhnya mengalami banyak cidera.

Namun, bagi Gus Arik, pengalaman itu tidak membuatnya bangga. Justru, ia merasa ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari pengalaman ini. Gus Arik menilai, seseorang yang memiliki memiliki kemampuan bela diri seperti dirinya, justru harus lebih banyak menghindari pertarungan. Sebab, sekali ia mengeluarkan kemampuan bertarungnya, ia bisa berdampak serius terhadap musuh.

“Pengendalian diri itu sangat penting. Jadi tidak boleh serta merta kita, baru diganggu, kita langsung main konfrontir. Jadi kita lebih baik menghindar dulu,” ujarnya.

Setelah terpilih menjadi anggota DPRD Kota Mataram dari Partai Demokrat, tahun 2014 lalu, Gus Arik merasa dirinya bisa berbuat lebih banyak untuk mengembangkan bela diri KKI di daerah ini.

Menurutnya, saat ini olahraga bela diri, khususnya aliran KKI sudah mulai memasyarakat dan sudah sangat aman untuk dipelajari. Berbagai pertandingan karate, saat ini telah diwajibkan penggunaan pelindung mulai dari pelindung gigi, kepala, dada hingga pelindung bagian tubuh lainnya. Karena itulah, ia pun menyerukan agar para orang tua tidak khawatir mendorong anak-anaknya belajar bela diri ini.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang anak-anaknya masih berusia produktif, jangan takut berlatih beladiri karate, khususnya aliran KKI. Karena di setiap pertandingan sudah aman sekarang,” serunya. (aan)