Marak Asusila di Hotel, Satpol PP Akui Kecolongan

Mataram (suarantb.com) – Setelah ditemukan 27 pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila di beberapa hotel di Mataram beberapa hari lalu, tim gabungan akan menyiapkan strategi baru saat melakukan razia. Masih maraknya tindakan asusila yang terjadi di hotel-hotel yang ada di Kota Mataram, menurut Kepala Satpol PP Kota Mataram, Chaerul Anwar karena pihaknya kecolongan dari segi waktu.

Chaerul mengatakan tim gabungan bersama dengan Satpol PP Provinsi NTB bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Kendati sebelumnya telah diadakan razia rutin terhadap hotel-hotel yang diduga menjadi tempat kegiatan asusila, namun banyak pelaku kembali melakukan tindakan tersebut ketika tidak ada razia Satpol PP.

“Yang biasa dulu kan kita razia malam, ternyata dari laporan masyarakat itu ada di jam-jam siang,” jelasnya, Jum’at, 18 November 2016.

Tim razia segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat, sehingga dapat mengamankan puluhan pasangan di beberapa hotel melati yang ada di Mataram. Selanjutnya, Satpol PP Kota Mataram akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Mataram untuk menindaklanjuti hotel-hotel yang terdata menyediakan ruang bagi kegiatan-kegiatan serupa.

Ia juga mengharapkan kerjasama para pemilik hotel agar lebih selektif menerima tamu. Menurutnya, pihak hotel lebih tahu karakteristik tamu penyewa kamar hotel yang bisa diterima atau ditolak.

“Masa anak-anak remaja, tidak mungkin tamu hotel itu. Terus mengenai waktunya juga, paling tidak dia (pihak hotel) yang membantu kita juga,” ujarnya. (rdi)

  Di Forum ASAFF, HBY Sebut Fokus Jadi Kunci Sukses Keberhasilan Membangun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here