Gagal Tender, Blangko KTP Elektronik Kosong

Mataram (suarantb.com) – Sejak Oktober sampai saat ini, blangko KTP elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram kosong. Akibatnya pencetakan e-KTP tidak bisa dilakukan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, H. Ridwan mengatakan kosongnya blangko ini karena gagal tender pengadaan blangko di pemerintah pusat. Pengadaan blangko ini akan ditender ulang pada tahun anggaran 2017 mendatang. Dengan demikian, pencetakan KTP elektronik baru bisa dilaksanakan pada waktu tersebut.

Sementara ini warga yang telah melakukan perekaman diberi surat keterangan yang berlaku selama enam bulan. Sekitar 3 ribu warga yang telah melakukan perekaman masih mengantri. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah hingga blangko e-KTP tersebut diterima pihaknya. Penambahan jumlah tersebut diperkirakan dari jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman, yaitu sebesar 2 persen dari jumlah penduduk Kota Mataram wajib KTP, dan penduduk wajib KTP baru yang berasal dari warga pendatang atau penduduk baru berusia 17 tahun pada bulan-bulan berikutnya.

Baca juga:  Dewan Naikkan Target PAD Kota Mataram Menjadi Rp500 Miliar

“Sisa yang belum merekam itu sekitar 5 ribuan. Hitungan saya sampai sekitar 10 ribuanlah. Jadi blangko yang kita butuhkan di awal itu sekitar 10 ribu,” jelasnya, Selasa, 6 Desember 2016.

Ridwan mengatakan, kekosongan blangko tersebut terjadi pada semua daerah di Indonesia. Sementara ini, ia mengaku belum ada konfirmasi dari pihak Kemendagri mengenai kapan pastinya blangko e-KTP tersebut dapat diterima daerah. “Saya perkirakan April sudah ada kalau tendernya tidak gagal lagi,” tambahnya.

Baca juga:  Pemprov Ajak Loteng Bahas Bendungan Mujur

Kendati demikian, pelayanan perekaman e-KTP tetap dilaksanakan Dinas Dukcapil. Hanya saja, cetak e-KTP masih digantikan dengan surat keterangan sementara. Surat keterangan tersebut mulai diterbitkan pada Oktober 2016 lalu, sehingga diperhitungkan masa berlaku surat keterangan yang enam bulan tersebut bisa habis bertepatan dengan kedatangan blangko pada April 2017. (rdi)