Jumlah Petugas Kesehatan Haji Belum Ideal

Advertisement

Mataram (suarantb.com) – Jumlah petugas kesehatan haji dirasa masih sangat minim dan belum ideal jika dibandingkan dengan jumlah jemaah haji. Untuk mendampingi 355 jemaah dari kloter dua Kota Mataram, hanya disediakan tiga tenaga medis; satu dokter dan dua perawat.

Untuk mengatasi kekurangan tenaga medis ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H. Burhanul Islam mengatakan telah mengusulkan kepada Pemkot Mataram adanya penambahan tenaga kesehatan haji melalui Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) sebagaimana dibentuknya Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD). Sebagaimana disebutkan di dalam undang-undang, pengadaan tim kesehatan untuk para jemaah haji merupakan suatu keharusan.

“Supaya bisa juga membantu untuk mem-backup jemaah yang jumlahnya 355,” ujarnya, Jum’at, 7 Oktober 2016.

Menurutnya, jumlah ideal tenaga kesehatan yang dibutuhkan sebagai pendamping jemaah haji adalah satu perawat untuk satu rombongan. Namun hal ini belum dapat diwujudkan mengingat tenaga medis di Kota Mataram masih terbatas.

Sementara ini, Kota Mataram hanya mampu menyediakan tiga tenaga medis untuk satu kloter; seorang dokter dan dua perawat. Dua perawat ini dibagi tugasnya untuk melayani jemaah laki-laki dan satu orang melayani jemaah haji perempuan.

Burhanul berharap di tahun-tahun berikutnya jumlah tersebut dapat ditingkatkan. Misalnya untuk kloter utuh Kota Mataram, bisa ditambah dua orang TKHD dan dua orang TPHD, sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah.

Burhanul berharap, usulan tersebut dapat terlaksana pada pemberangkatan haji berikutnya atau 2017 mendatang. “Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya mungkin TKHD ini bisa diakomodir,” harapnya. (rdi)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.