Cegah Kebocoran PAD, Pemkot Akan Terapkan “Typing Box”

Mataram (suarantb.com) – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Mataram akan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB untuk memetakan potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram. Pemetaan ini ditujukan untuk menghindari adanya kebocoran PAD, baik dari perparkiran maupun pajak hotel dan restoran.

Sekda Kota Mataram, H. Effendi Eko Saswito mengatakan, demi mempermudah pemetaan potensi PAD ini, Pemkot Mataram akan menggunakan typing box di beberapa hotel dan restoran. Rencana yang akan direalisasikan di tahun 2017 ini merupakan hasil kerja sama dengan Bank Mandiri. Sejumlah typing box tersebut disiapkan oleh pihak bank.

“Karena dengan typing box ini perolehan data kita akan lebih real, kelihatan jelas disana,” jelasnya, Senin 3 Oktober 2016.

Pada 2017, sebanyak 10 typing box akan disebar di hotel dan restoran. Sementara sumber-sumber PAD yang tidak menggunakan typing box ini, Pemkot Mataram meminta pihak BPKP NTB membantu memetakan.

Dengan penggunaan typing box, penggelapan data baik oleh juru pungut atau pihak wajib pajak dapat dihindari sepenuhnya. Typing box ini pun dapat memberikan pemetaan yang jelas, sehingga tidak memungkinkan adanya data-data yang disembunyikan oleh oknum-oknum tertentu.

“Kita membutuhkan suatu pemetaan yang jelas tentang potensi itu (PAD), dengan begitu kita dapat menentukan berapa sesungguhnya, tidak dengan asumsi-asumsi,” tambahnya.

Sekda mengungkapkan, pihak BPKP belum menyetujui kerja sama secara keseluruhan. Sementara ini, BPKP hanya membantu melakukan pemetaan potensi PAD dan baru melirik pada pemetaan barang milik daerah yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. (rdi)