Eko Resmi Jabat Sekda Kota Mataram

Mataram (suarantb.com) – Sekda Kota Mataram definitif resmi dijabat H. Effendi Eko Saswito. Eko diambil sumpah dan dilantik Walikota Mataram pada Rabu, 7 September 2016. Pelantikan Sekda dihadiri Walikota Mataram yang pertama dan kedua, H. Lalu Mudjitahid dan H. Lalu Mas’ud. Selain itu juga dihadiri Sekda NTB, H. Rosiadi Sayuti, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, seluruh pimpinan SKPD Pemkot Mataram, Anggota DPRD Kota Mataram, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan lainnya.

Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh mengakui, proses pemilihan Eko sebagai Sekda Kota Mataram dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia pun mensyukuri bahwa hingga saat ini ia selaku walikota yang mengukuhkan keberadaan Eko sebagai Sekda Kota Mataram belum menerima sanggahan atau protes atas keputusannya memilih Eko sebagai Sekda Kota Mataram.

Hal ini meyakinkan walikota bahwa tidak ada pihak yang keberatan atas terpilihnya Eko sebagai Sekda. “Ini patut kita syukuri, bahwa tidak ada yang berat dan diterima (terpilihnya Eko). Pasti ada (yang tidak terima), itu sudah biasa,” ungkapnya setelah pelantikan Sekda.

Walikota berpesan agar Eko tetap melakukan tugasnya dengan baik. Ahyar mengatakan, jika tanggung jawab tersebut tidak dilaksanakan sesuai janji dan sumpah yang telah diikrarkan, maka jabatan tersebut akan menjadi beban di dunia dan penyesalan di akhirat.

Menurutnya, Eko adalah orang yang telah berpengalaman. Ia mengatakan telah mengenal dan hafal betul rekam jejak Sekda Kota Mataram yang baru tersebut. “Bukan hanya Pak Eko yang saya tahu, semuanya saya hafal. Meskipun orang berkata A, B C dan D, saya rasanya lebih tahu dari yang lain,” ungkap Ahyar.

Namun demikian, kesuksesan suatu institusi, lembaga, organisasi atau pemerintahan tidak dapat tercapai jika hanya diletakkan pada seorang saja. Kesuksesan tersebut hanya dapat terbentuk dari kerja sama yang baik, koordinasi, serta silaturahmi yang baik dan menguasai program yang akan dikerjakan.
“Kita butuh eksekutif yang kompak, legislatif yang kompak. Inilah yang akan mampu mendukung apa yang menjadi dokumen yang sudah kita lahirkan dalam bentuk RPJMD Kota Mataram 2016-2021,” ujarnya. (rdi)