Program Kebersihan Tertunda Pemangkasan Anggaran

Mataram (suarantb.com) – Masalah sampah menjadi permasalahan krusial yang hingga saat ini belum bisa teratasi secara maksimal di Kota Mataram. Terutama di pasar-pasar tradisional, tumpukan sampah yang belum diangkut mengganggu masyarakat setempat.

Sejak awal tahun, Pemkot Mataram mencoba mengangkat gagasan-gagasan baru untuk menangani persoalan sampah seperti pengadaan mobil operasional sampah, mobil penyapu jalan dan mobil recycling sampah. Namun hingga saat ini gagasan-gagasan tersebut belum dapat terlaksana.

Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengatakan, tertundanya program kebersihan ini salah satunya disebabkan adanya pemangkasan anggaran daerah. Ia menyebutkan bahwa skema perencanaan penanggulangan sampah ini sudah matang dan sudah cukup bagus. Namun persoalan utama adalah belum lengkapnya fasilitas, seperti kurangnya unit kendaraan dan sumber daya manusia.

“Persoalan sampah dari tahun ke tahun tetap ada, dan bentuknya sama saja. Tapi kita kekurangan unit kendaraan dan sumber daya manusia yang kita punya. Ini permasalahan klasik sebenarnya,” ungkap Mohan, Jum’at, 2 September 2016.

Pemerintah mengharapkan persoalan sampah dapat diatasi tahun ini. Fasilitas-fasilitas operasional sampah, seperti mobil armroll di TPS Lawata yang berusia puluhan tahun  harusnya sudah diganti dengan yang baru. Namun karena minimnya anggaran akibat pemangkasan oleh pemerintah pusat, maka Pemkot Mataram belum maksimal mengatasai persoalan tersebut.

“Terutama pengadaan mobil recycling sampah. Ini sangat penting sekali untuk mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir (TPA),” pungkasnya. (rdi)