Walikota Mataram Mutasi 24 Pejabat

Mataram (suarantb.com) – Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh memutasi 24 pejabat di lingkup pemerintahannya pada Jum’at, 30 September 2016 sore. Pejabat yang dimutasi tersebut yaitu ASN eselon II, III dan IV.

Mutasi pejabat ini termasuk pula untuk mengisi jabatan Asisten II Kota Mataram yang kini diduduki Wartan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram. Wartan menggantikan H. Effendi Eko Saswito yang kini menjabat Sekda Kota Mataram. Jabatan kosong yang juga diisi melalui mutasi tersebut ialah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram yang kini diduduki oleh Dedi Supriadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram. Dedi menggantikan H. Supardi yang meninggal dunia pertengahan September lalu.

Baca juga:  Besok Pagi, Gubernur Mutasi Pejabat Eselon II Pemprov NTB

Walikota Mataram mengatakan mutasi ini merupakan satu langkah penyempurnaan birokrasi lingkup Pemkot Mataram. Mutasi tersebut sebagai mutasi pertama dalam periode kedua pemerintahannya bersama Wakil Walikota, H. Mohan Roliskana. “Barangkali terkesan persiapan mutasi ini dalam waktu yang singkat. Tidak, sesungguhnya telah cukup waktu kami mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh,” ungkap Ahyar.

Mutasi 24 pejabat tersebut dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong di dalam birokrasi Pemkot Mataram, sebelum mutasi untuk pengisian jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaru. Ahyar menyangkal adanya sanksi kepada para pejabat yang dimutasi. Ia mengatakan mutasi tersebut tidak didasarkan pada buruknya kinerja pejabat yang dimutasi.

Akan tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan Kota Mataram. Ia mengakui pertimbangan diberikan berdasarkan kinerja para pejabat di masyarakat, sehingga birokrasi dapat berjalan secara efektif. “Kita evaluasi siapa yang tepat untuk menduduki jabatan yang tepat. Tidak ada itu reward atau punishment,” sangkalnya.

Baca juga:  Luas Kota Mataram Dipastikan Tak Berkurang

Sementara untuk dua jabatan yang kosong akibat adanya mutasi ini, yaitu Kepala Diskoperindag dan Dinas Kebersihan, Walikota segera menunjuk Plt sebagai penanggung jawab rutinitas harian kedua SKPD tersebut, sembari menunggu adanya penyesuaian dengan OPD baru. Ahyar berpesan kepada para pejabat yang kini menduduki jabatan baru agar segera melakukan penyesuaian di tempat yang baru.

Mereka juga dianjurkan segera mempelajari tupoksi masing-masing, supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik. Termasuk kepada para lurah baru, supaya membangun integritas yang baik di tengah masyarakat. (rdi)