Insiden Petasan Warnai Pawai Takbiran

Mataram (suarantb.com)

Kemeriahan pelaksanaan pawai takbiran di Taman Sangkareang, Selasa (5/7) malam terganggu dengan adanya insiden petasan. Petasan yang dinyalakan secara membabi buta menimbulkan keributan. Keributan bermula dari petasan yang dinyalakan  seorang warga dan mengenai peserta pawai.

“Tadi ada seorang pemuda yang menyalakan petasan kemudian dilemparkan ke masyarakat lain. Salah seorang peserta pawai merasa keberatan dan memukuli pelaku. Namun, tadi berhasil dilerai oleh aparat,” jelas Kapolsek Mataram, AKP M. Taufik.

Tak lama setelah insiden tersebut, keributan kembali terjadi. Petasan yang dilemparkan seorang warga mengenai dagangan seorang penjual mainan. Dagangannya ludes terbakar terkena petasan. Namun, tidak diketahui siapa pelaku pelemparan petasan tersebut.

“Saya sedang berdiri di sini. Tiba-tiba saja dagangan  saya terbakar. Saya tidak tahu darimana asal petasan itu,” jelas pedagang tersebut.

Sebenarnya pihak panitia telah mengeluarkan larangan menyalakan petasan bagi peserta pawai. Kafilah yang kedapatan menyalakan petasan bisa dikenai sanksi. Sanksi berupa teguran hingga diskualifikasi.

Selain itu, pihak kepolisian sendiri menerjunkan 264 personil untuk mengamankan pawai takbiran ini. Namun, jumlah peserta yang banyak dan penonton yang berjubel menyebabkan panitia dan pihak keamanan kesulitan mencegah warga menyalakan petasan. Belum adanya sanksi tegas juga membuat warga bebas menyalakan petasan. (ros)