Publik di Kota Bima Dihebohkan Pengadaan Dua Unit TV Senilai Rp90 juta

Pengadaan dua unit TV mencapai Rp90 juta yang tertuang dalam SIRUP yang diklaim LPBJ tahap uji coba. (Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) – Publik dihebohkan dengan pengadaan langsung dua unit TV LED yang nilainya mencapai Rp90 juta dalam APBD Kota Bima 2019. Pengadaan barang itu tertuang dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Pengadaan dua unit TV yang diperuntukkan bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) dan LPSE Setda Kota Bima tersebut masing-masing pengadaan satu unitnya mencapai sebesar Rp45 juta. Menanggapi hal itu, Kabag LPBJ Setda Kota Bima, Iskandar Zulkarnain membantahnya karena menurut dia pengadaan tersebut bukan yang sebenarnya. Tetapi hanya tahap uji coba.

“Pengadaan dua unit TV led senilai Rp90 juta ini murni kelalaian. Kami lupa menghapus informasi pengadaan ini di SIRUP,” katanya, Senin,  4 November 2019.

Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, data informasi pengadaan dua unit TV

led itu diinput pada 5 Januari 2019 lalu, pada saat sosialisasi dan bimtek penginputan SIRUP versi terbaru 2018

Sehingga pencantuman data pengadaan di SIRUP tersebut digunakan untuk kebutuhan latihan penginputan pada saat sosialisasi dan Bimtek. Karena antara SIRUP versi terbaru 2018 dengan yang sebelumnya banyak perbedaan.

“Jadi ini hanya untuk uji coba saja. Sebab SIRUP yang dulu penginputannya oleh admin SIRUP. Dan yang versi terbaru langsung diinput oleh PPK,” katanya.

Selain itu juga termasuk isi yang termuat dalam informasi SIRUP lebih detail terkait spesifikasi tekhnis, waktu pelaksanaan pemilihan penyedia, hingga waktu pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. “Pengadaan ini juga hal yang tidak mungkin. Sebab bagian PBJ dan LPSE juga tidak ada dalam satuan kerja Pemkot Bima, yang ada hanya bagian LPBJ,” pungkasnya. (uki)