Pasca Joki Cilik Meninggal, Event Pacuan Kuda di Kota Bima Dihentikan Sementara

Pacuan Kuda di Bima (Suara NTB/uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Event pacuan kuda yang digelar di arena pacuan kuda di Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda Kota Bima memperebutkan piala Walikota Bima dan Pangdam IX Udayana dihentikan sementara.

Panitia pacuan kuda, Letkol Bambang Kurnia Eka Putra mengaku penghentian lomba pacuan kuda untuk sementara waktu sebagai rasa belangsungkawa terhadap Muhammad Sabila, Joki cilik yang meninggal dunia setelah terjatuh dari kuda yang ditungganginya.

“Panitia memberhentikan pacuan kuda untuk beberapa hari sebagai rasa belasungkawa untuk almarhum Muhammad Sabila,” katanya, Kamis,  17 Oktober 2019.

Berdasarkan kesepakatan seluruh panitia, lomba pacuan dihentikan mulai hari Kamis

dan Jumat.  Event tersebut akan dilanjutkan pada Sabtu,  19 Oktober dan Minggu,  20 Oktober.   “Kemudian Senin (21 Oktober) juga dihentikan. Lombanya akan digelar kembali hari Selasa (22 Oktober) dan Rabu (23 Oktober),” katanya.

Bambang mengatakan, waktu tersebut bisa dimanfaatkan oleh para joki serta panitia pacuan kuda untuk istirahat. Mengembalikan tenaga yang sempat terkuras beberapa hari terakhir.

“Pemberhentian sementara ini juga untuk evaluasi dan pembenahan internal kami sebagai panitia pelaksana,” katanya.

Bambang yang juga Dandim 1608 Bima berharap lomba pacuan kuda memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah tersebut, bisa berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala hingga kegiatannya selesai. (uki)