Puluhan Toko di Pasar Lama Kota Bima Terbakar

Warga membersihkan sisa-sisa material toko pasar lama Kota Bima yang terbakar, Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 15.20 Wita. (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Puluhan toko yang ada di Pasar lama Kota Bima, hangus terbakar dan rata dengan tanah pada, Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 15.20 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kobaran api dapat dipadamkan setelah beberapa mobil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi kebakaran. Bahkan masyarakat juga terlihat membantu untuk memadamkan api dengan cara seadanya.

Hingga kini belum diketahui pasti penyebab kebakaran hebat tersebut. Namun, kebakaran itu mengakibatkan para pedagang mengalami kerugian hingga miliran rupiah.

Informasi yang dihimpun Suara NTB ada sekitar 24 lokal toko yang terbakar. Dari 24 lokal itu, hanya sebagian yang tidak terisi. Namun sisanya diisi oleh pedagang pakaian dan perabotan rumah tangga.

Baca juga:  Ribuan Orang Terpapar Asap Kebakaran TPA Kebon Kongok

Saksi mata, Saruji, mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran hebat tersebut, karena saat tiba di lokasi kebakaran, dirinya sudah melihat dua lokal toko yang disewanya sudah hangus. “Saya tidak

tahu penyebabnya, karena saat tiba, toko yang saya sewa sudah terbakar,” katanya.

Menurutnya, bangunan yang terbakar merupakan toko yang  sewa para pedagang. Mulai dari pedagang pakaian, pecah belah hingga perabotan rumah tangga. Sehingga dipastikan kerugian yang dialami mencapai miliaran rupiah. “Saya sendiri kerugian yang dialami diperkiran mencapai ratusan juta,” katanya.

Baca juga:  Pemadaman Habiskan Rp750, Kebakaran TPA Kebon Kongok Jadi Pembelajaran

Sementara Kepala BPBD Kota Bima, Ir. Syarafuddin MM, mengakui adanya kebakaran tersebut. Hanya saja pihaknya belum memastikan pemicu atau penyebab kebakaran tersebut. “Kebakaran terjadi Sore tadi. Tapi belum diketahui penyebabnya. Saat ini masih dilakukan diselidiki aparat kepolisian,” katanya.

Syarafuddin mengaku, kobakaran api bisa dipadamkan setelah diterjunkan sejumlah mobil Damkar. Untuk saat ini pihaknya masih mendata jumlah toko yang terbakar. Termasuk kerugian yang dialami.

“Jumlah toko yang terbakar masih kita data. Termasuk kerugian yang dialami. Tapi jumlah toko yang terbakar diprakiran puluhan unit dan kerugian mencapai miliaran rupiah,” pungkasnya. (uki)