Polisi Buru Tersangka Pelaku Penikam Pelajar

Kota Bima (Suara NTB) – Enam orang warga Pulau Mesa Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT, yang diketahui keluarga Asrullah, pelajar yang meninggal akibat ditikam, belum lama ini, mendatangi kantor Polsek Rasanae Barat, Rabu, 22 Februari 2017 malam sekira pukul 21.00 wita.

Kakak kandung Asrullah, Hasrudin mengaku kedatangan mereka untuk mengetahui lebih jelas kronologis dan perkembangan kasus penikaman yang membuat adik sulungnya itu menjadi korban.

“Hingga saat ini pelaku yang diduga menikam adik saya belum juga berhasil ditangkap. Aparat kepolisian masih memburunya,” katanya.

Meski pihak keluarga telah mengikhlaskan meninggalnya Asrullah, namun pihak keluarga berharap besar aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Terlepas dari itu, pihak keluarga menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada masyarakat Kota Bima. Yang sangat peduli bahkan memberikan santunan,” katanya.

Kapolsek Rasanae Barat, AKP Jamaluddin mengatakan, pihaknya terus memburu pelaku. Ia berharap kepada pihak keluarga korban tetap mempercayakan sepenuhnya pada pihaknya untuk mengusut kasust tersebut.

“Selama ini kami sudah berupaya mencari tahu keberadaan pelaku. Yang jelas kasus ini akan kami atensi secara serius,” pungkansya. (uki)