300 Anggota Polisi Jadi Korban Banjir Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Banjir yang melanda Kota Bima, belum lama ini tidak hanya merendam rumah warga dan infrastruktur pemerintah. Namun rumah anggota Polisi juga mengalami nasib serupa, yang  tercatat sebanyak 300 orang.

“Tiga ratusan anggota yang terkena banjir. Mereka ada yang bertugas di Mapolres Bima dan Bima Kota,” ucap Kapolres Bima Kota, AKBP Ahmad Nurman, SH, S.IK kepada Suara NTB, Jumat, 30 Desember 2016.

Menurut dia, anggota yang terkena dampak, sebagian besar rumahnya tergenang dan rusak parah. Bahkan harta dan asetnya tidak ada yang bisa diselamatkan, yang hingga saat ini terus dilakukan perekapan dan pendataan.

“Data-data kerugian yang dialami anggota akan di kirim ke Mabes Polri, sehingga mendapat bantuan,” ujarnya.

Baca juga:  Banjir Terjang Tambora, Puluhan Rumah Terendam

Selain itu, menurut Kapolres, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pendataan jumlah kerugian akibat terkena bencana itu. Hanya saja kerugian secara utuh yakni Mapolsek Rasanae Barat, yang berada di Kelurahan Dara.

“Semua fasilitas, arsip dan kendaraan operasional rusak akibat diterjang banjir. Meski demikian, kegiatan operasional Mapolsek ini tetap dilakukan. Sementara pelayanan masyarakat diarahkan ke Kantor Polres Bima Kota,” terangnya.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan akan memberikan bantuan kepada anggota yang menjadi korban bencana banjir. Salah satunya seragam yang terbawa banjir. Sembari menunggu hasil rekapan data yang masih dilengkapi oleh Polres.

Rekapan data ini akan menjadi rujukan kami memberikan dalam bentuk uang. Menggunakan dana talangan Mabes Polri. Semakin cepat pendataan, semakin baik,” ujar Tito.

Baca juga:  Banjir Terjang Tambora, Puluhan Rumah Terendam

Sementara untuk Mapolsek Rasanae Barat, Tito mengaku menyerahkan satu unit mobil jeep double cabin dan lima unit motor. Serta beberapa laptop untuk membantu kegiatan operasionalnya.

“Yang jelas Mapolsek ini akan dipindah, ada sinyal dari Walikota Bima memberikan lahan baru, supaya tidak terkena dampak lagi,” ujarnya.

Walikota Bima, H. Qurais H. Abidin mengapresisi bantuan dari Mabes Polri. Karena sejak terjadinya banjir, bantuan terus mengalir dan berdatangan. Baik bantuan logistik, makanan, hingga fisik (tenaga).

“Soal lahan untuk membangun lahan Polsek Rasanae Barat, kami Pemkot  sudah menyediakannya,” pungkasnya. (uki)