Kota Bima Kurangi 2.000 Penerima Bantuan JPS

Muhidin. (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB)  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan mengurangi sebanyak dua ribu penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) SETARA tahun 2021. Hal itu disampaikan Kepala Dinsos Kota Bima, Drs. H. Muhidin M.,M saat dikonfirmasi mengenai kabar dua ribu penerima JPS dicoret.

Ia mengaku pengurangan ribuan penerima JPS tersebut, lantaran ada beberapa faktor. Salah satunya menghindari data ganda atau double serta yang tidak layak mendapatkan bantuan. “Menghindari data ganda saja. Biar tidak double mendapatkan bantuan dari pemerintah,” katanya.

Iklan

Muhidin menyebutkan, penerima bantuan JPS setara Kota Bima tahun 2021 tercatat ada sebanyak delapan ribu. Jika dikurangi sebanyak dua ribu, maka total penerima manfaat bantuan JPS tersisa enam ribu. “Totalnya ada enam ribu karena sudah berkurang dua ribu dari delapan ribu penerima bantuan,” katanya.

Disamping itu, jumlah dua ribu yang dikurangi tersebut akan mendapatkan program bantuan baru, yakni program bantuan sembako gratis. Hanya saja tidak semuanya mendapatkan karena akan diverifikasi dan divalidasi.

“Akan dialihkan untuk mendapatkan bantuan sembako. Tapi tidak semuanya ya, karena kita akan verifikasi dan validasi dulu,” katanya.

Muhidin menegaskan bantuan sembako akan diberikan kepada warga atau kepala keluarga (KK) yang sudah terdaftar dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. “Penerimanya harus terdaftar di DTKS,” katanya.

Ia menambahkan bantuan sembako merupakan program bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memenuhi kebutuhan pokok warga terdampak pandemi. “Program bantuan ini juga untuk membantu perekonomian di daerah agar terus berjalan saat pandemi ini,” pungkasnya. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional