Kota Bima Kembali Buka Penempatan PMI di 10 Negara

Tafsir. (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bima, kembali membuka penempatan dan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hanya saja proses dan tahapannya dilakukan secara hati-hati dan hanya di 10 negara tujuan.

“Pengiriman PMI mulai dibuka sejak 1 Januari 2021,” kata Kepala Disnaker Kota Bima, Ir. H. Tafsir A. Majid, Kamis, 7 Januari 2021.

Kata dia, pengiriman PMI itu berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tentang penetapan negara tujuan penempatan tertentu bagi PMI pada masa adaptasi kebiasaan baru. “Surat Keputusan ini menjadi dasar kita kembali membuka pendaftaran untuk penempatan PMI bekerja di luar negeri tahun 2021,” ujarnya.

Lebih lanjut Tafsir mengatakan berdasarkan rekomendasi Kemnaker, pengiriman atau penempatan PMI tahun 2021 hanya di Negara-negara tertentu, seperti di Hongkong, Korea Selatan, Turki, Qatar, Emirat Arab, Polandia dan Taiwan. “Sesuai rekomendesai hanya ada 10 negara. Tujuan Malaysia dan Singapura belum ada,” ujarnya.

Tafsir mengaku sejak pihaknya membuka kembali pelayanan penempatan PMI, sampai saat ini tercatat baru ada empat orang yang mendaftar, dengan tujuan penempatan negara Hongkong. Alasan menjadi CPMI rata-rata faktor ekonomi. “Sudah 4 orang sampai hari ini, semuanya perempuan. Mereka akan bekerja di sektor rumah tangga,” ujarnya.

Ia menambahkan jumlah calon PMI dari Kota tahun 2021 akan terus meningkat, setelah tahun 2020 ditutup selama sembilan bulan atau dihentikan pengiriman akibat pandemi Covid-19. Sebelum Covid-19 saja, jumlah CPMI cukup banyak. “Pada Bulan Januari sampai Maret tahun 2020 sebelum Covid-19 tercatat ada 64 orang yang dikirim ke Negara Asia pasifik seperti Hongkong, Taiwan, Malaysia dan Brunei Darusalalam,” pungkasnya. (uki)