Korban Gempa Pekat  Mulai Diverifikasi

Dompu (Suara NTB) – Tim teknis mulai melakukan verifikasi data korban bencana gempa yang mengguncang Pekat, Senin (1/8/2016) lalu. Tim akan bekerja hingga 14 Agustus mendatang. Hasil verifikasi akan menentukan upaya perbaikan lebih lanjut.

Kepala BPBD Kabupaten Dompu, Drs. Imran kepada Suara NTB, Kamis (4/8/2016) mengatakan, tim teknis sudah dibentuk sebanyak 14 orang yang terdiri dari pegawai Dinas PU, BPBD, dan instansi lain. “Tim sudah mulai bekerja dan diharapkan rampung hingga 14 Agustus,” katanya.

Diakui Imran, rata – rata bangunan rumah yang rusak akibat gempa karena konstruksi yang tidak menggunakan besi beton tiap sudut dan slop bagian atas dan bawah pasangan bata. Sehingga bangunan tidak memiliki kekuatan karena hanya pasangan bata. “Tidak bisa juga kita pungkiri, itu karena faktor ekonomi masyarakat juga. Kalau mereka mampu, mereka akan bangun sampai gunakan cakar ayam,” katanya.

Kendati demikian, Imran mengatakan, hasil verifikasi tim nantinya akan menentukan kerusakan tahap berat, sedang atau ringan. Sehingga menjadi rujukan bagi pemerintah untuk membantu korban. “Sesuai komitmen Bupati, korban bencana gempa Pekat akan ditangani oleh daerah sendiri,” ungkapnya.

Sementara bantuan tanggap darurat sudah didistribusikan dari BPBD Provinsi NTB, BPBD kabupaten Dompu, Dinas Sosial, LSM dan berbagai pihak lainnya. Warga pun tetap beraktivitas seperti biasa dan menganggapnya sebagai cobaan. “Tapi mereka tetap berharap agar tidak kembali berulang gempanya,” katanya.

Camat Pekat, Gunawan, S.Sos yang dihubungi terpisah mengatakan, semua bantuan tanggap darurat sudah didistribusikan. Bantuannya berupa mi instan, minyak goreng, deterjen, dan lainnya. “Sejauh ini aktivitas warga seperti biasa. Tidak ada trauma yang berlebihan,” katanya. (ula)