Korban Gempa di Lobar Protes Tak Masuk Daftar Penerima Bantuan

Korban gempa di Kecamatan Gunungsari Lobar.  (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Warga Gunungsari memprotes pihak Pemda Lombok Barat (Lobar) lantaran tak masuk daftar sebagai penerima bantuan stimulan. Korban gempa yang tinggal di beberapa dusun di Desa Sesela yang rumahnya rusak berat tak masuk daftar padahal sudah didata. Bahkan setelah diuji publik pun nama korban gempa tetap tidak masuk daftar. Warga pun meminta tim Pemda segera turun melakukan verifikasi ulang ke daerah setempat.

Hal ini diakui Kepala Dusun Barat Kubur, Taufiq Nabil, Minggu (29/10). Diakuinya, di dusunnya beberapa warga korban gempa tak masuk data penerima bantuan. “Tidak hanya di dusun kami, ada juga korban gempa di dusun lain tak masuk,” kata Taufiq.

Iklan

Bahkan lanjutnya, sarana untuk ibadah di dusun setempat tak terdata padahal rusak rusak parah akibat gempa. Warga saat ini dilanda was-was, lantaran takut tak mendapatkan bantuan akibat namanya tidak masuk daftar. Kondisi ini menambahkan beban warga, belum lagi mereka tinggal di tenda pengungsian dengan kondisi logistik yang sangat minim.

Menjawab hal itu, Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Permukiman dan Perumahan Lobar L. Ratnawi menegaskan, pihak pemda sudah menempel daftar nama penerima di dimasing-masing kantor desa untuk dilaksanakan uji publik yang bertujuan untuk melaporkan kembali warga-warga yang belum terdata.

Atas dasar hasil uji publik ini nanti pemda akan turun verifikasi lagi, sehingga akan diterbitkan SK Bupati susulan. “Kades atau kadus apakah sudah kirimkan hasil uji publik tersebut? Karena kita sudah bersurat dan memperpanjang masa uji publik,” imbuhnya. (her)