Koramil Pekat Jadikan Tebu Program Unggulan Ketahanan Pangan

Danramil Pekat bersama masyarakat petani Tebu saat melakukan penanaman perdana tebu di Dusun Oi Ua Desa Beringin Jaya dan Dusun Ngguwu Belanda Desa Doropeti beberapa waktu lalu
Danramil Pekat bersama masyarakat petani Tebu saat melakukan penanaman perdana tebu di Dusun Oi Ua Desa Beringin Jaya dan Dusun Ngguwu Belanda Desa Doropeti beberapa waktu lalu

Dompu (Suara NTB) – Koramil Pekat mengawali tahun 2021 ini dengan program ketahanan pangan, komoditi unggulannya tebu. Hal itu ditandai dengan kegiatan penanaman pada Rabu, 5 Agustus 2020, sasaran di dua desa di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kegiatan penanaman perdana berlangsung pukul 09.00 Wita di Dusun Oi Ua, Desa Beringin Jaya dan Dusun Ngguwu Belanda, Desa Doropeti. Koramil Pekat dalam kegiatan ini bekerja sama dengan PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) serta masyarakat.

Iklan

Dalam kegiatan itu, Danramil 1614-05/Pekat, Kapten Kav M. Kasim mendorong masyarakat agar meningkatkan produktivitas pertanian melalui penanaman tebu. “Karena tebu sangat cocok dengan kondisi alam dan juga untuk peningkatan kesejahteraan. Bagi kami, tebu ini cukup meyakinkan dan menjajikan,” kata Danramil.

Sejumlah keunggulan komoditi tebu diungkapkan mantan Paur Penrem Korem 162/WB ini. Tebu cukup ditanam satu kali, namun bisa panen hingga lima kali dibandingkan dengan komoditi lainnya. Tidak ada kekhawatiran berlebihan dengan gangguan hama.

“Tidak khawatir dengan penyakit hama seperti yang terjadi di tanaman lain. Lagi pula bibit hanya satu kali untuk tanam dan lima tahun kemudian kita panen terus,” paparnya.

Danramil Pekat bersama masyarakat petani Tebu saat melakukan penanaman perdana tebu di Dusun Oi Ua Desa Beringin Jaya dan Dusun Ngguwu Belanda Desa Doropeti beberapa waktu lalu
Danramil Pekat bersama masyarakat petani Tebu saat melakukan penanaman perdana tebu di Dusun Oi Ua Desa Beringin Jaya dan Dusun Ngguwu Belanda Desa Doropeti beberapa waktu lalu

Keunggulan ketiga, untuk penjualan sudah jelas, karena di Dompu sudah ada pabrik PT. SMS dengan kapasitas besar yang siap menerima hasil panen. Dia meyakinkan juga kepada masyarakat, tidak perlu khawatir soal harga. “Pada intinya, dari proses tanam sampai panen tidak terlalu habiskan energi seperti tanaman lain,” ujarnya.

Pada akhirnya, ia ingin kesejahteraan masyarakat terus meningkat dengan menanam tebu. Danramil semakin semangat karena ketahanan pangan, khususnya pertanian menjadi instruksi dari komando atas. Sehingga ia menyambut program itu melalui ketahanan pangan yaitu dengan komoditi tebu.

“Kami sebagai aparat teritorial sangat apresiasi dan mendukung dalam mewujudkan program ketahanan pangan ini,” tandasnya.

Secara khusus, ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT. SMS yang mendukung pihaknya dalam program ketahanan pangan. Apalagi bentuk kerjasama dengan TNI dan masyarakat selama ini berjalan dengan baik. (ula/*)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional