Koperasi di Lobar Mulai Eksis

Kadis Koperasi mengadakan pertemuan mengumpulkan pengurus gerakan koperasi di Lobar.(Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Di tengah situasi transisi new normal ini, koperasi di Lombok Barat (Lobar) sebagian besar mulai eksis dalam menyokong perekonomian masyarakat khususnya para anggotanya. Karena hampir semua koperasi pada saat pandemi ini mampu memberikan sembako kepada para anggotanya dan bahkan warga sekitar. Padahal di saat pandemik semua serba susah.

“Gerakan koperasi di Lobar di tengah pandemi ini tetap eksis, karena di masa pandemik koperasi mampu memberikan (membagikan) sembako kepada para anggotanya, bahkan ke masyarakat sekitar,” kata Kepala dinas Koperasi dan UMKM Lobar, H.M. Fajar Taufiq, Jumat, 10 Juli 2020. Diakui dampak pandemik di awal April-Mei operasional koperasi sempat terhenti.

Iklan

Akibat adanya imbauan pemda, para pengurus dan pengawas gerakan koperasi sepakat menghentikan operasionalnya. Mereka juga takut beraktivitas yang memicu penyebaran corona. Namun pergerakan mulai Juni lalu, mereka sudah mulai melakukan operasional dan anggota mulai membayar simpanan wajib. Kemudian koperasi juga meminta  anggota yang punya pinjaman mengangsur pokok saja supaya kas koperasi tetap ada, tidak kosong. “Alhamdulillah sudah berjalan,” terang dia.

Dikatakan, ada beberapa gerakan koperasi bermasalah, namun di satu sisi ada yang malah memiliki keuangan yang bagus. Pihaknya pun berupaya masuk mengatasi masalah kesenjangan ini dengan mengarahkan koperasi  yang memiliki keuangan bagus membantu koperasi lain yang bermasalah. “Kami bangun komunikasi agar semua koperasi di Lobar berkomunikasi agar bisa saling membantu,” katanya, sehingga ia yakin koperasi di Lobar akan semakin kuat.

Ia juga melihat banyak koperasi belum merangkul UMKM dalam sektor riil. Koperasi pun didorong mengambil produk UMKM untuk membantu pemasaran. Pemasaran bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anggota. Bahkan pihaknya mendorong agar koperasi bisa mengajak UMKM menjadi anggotanya, sehingga kalau ini bisa dilakukan maka koperasi dan UMKM bisa berkembang. “Inilah dasar kami mengadakan pertemuan dengan mengumpulkan koperasi yang keuangannya bagus dengan yang lemah, mereka berdiskusi,”jelas dia. Selanjutnya, pihaknya akan mengumpulkan pelaku UKKM bagaimana koperasi ini membantu memasarkan produk UMKM.  (her)

  Pilkada Lobar 2018, Ibnu Salim Berpeluang Rebut Dukungan Golkar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here