Kondusif, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Lotim

Pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Lotim, Rabu, 28 Juli 2021.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Puncak pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berlangsung kondusif. Pilkades ini diikuti 29 desa di Kabupaten Lotimdilaksanakan sesuai protokol kesehatan (prokes).

 “Pelaksanaan pilkades serentak yang kita laksanakan di Kabupaten Lotim sempat ngambang, karena situasi Covid-19, sehingga pemerintah pusat tidak mau bertanggungjawab. Namun kita kemudian diizinkan dengan menerapkan prokes ketat,”terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lotim, H. Muhammad Hairi, Rabu, 28 Juli 2021.

Iklan

Selain itu, tambahnya, karena pertimbangan anggaran serta persiapan di setiap tahap pelaksanaan pilkades yang cukup matang, sehingga diizinkan oleh Kemendagri.

Pelaksanaan pemilihan kepala desa dengan penerapan prokes ketat sebagaimana amanah Permendagri 72 Tahun 2021 yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 5 Tahun 2021. Penerbitan Surat Edaran Nomor : Nomor: 49/Pan.Pilkades/2021 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021 (terlampir), termasuk pembatasan jumlah pemilih setiap TPS di bawah 500 jiwa.

Adapun sebanyak 29 desa yang mengikuti Pilkades serentak di Kabupaten Lotim tersebar dalam 13 kecamatan dengan jumlah anggota PPS sebanyak 249 orang, jumlah TPS 337 buah, DPT 128.600 jiwa dan jumlah calon 122 orang.

 “Untuk masyarakat yang menggunakan hak pilihnya diatur per gelombang dengan mempertimbangkan protokol kesehatan,”ungkapnya ditemui saat memantau pelaksanaan Pilkades di Desa Kotaraja.

Dalam pilkades ini, dilakukan penghitungan kembali berupa rapat pleno di tingkat desa oleh PPS setelah penghitungan di TPS oleh KPPS, pleno tingkat kecamatan, pleno tingkat kabupaten hingga penetapan pemenang yang ditetapkan langsung oleh Bupati Lotim, Drs. H. M. Sukiman Azmy. (yon)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional