Kondisi Jalan Bekas Galian di Ampenan Banyak Dikeluhkan

Mataram (Suara NTB) – Kondisi jalan bekas galian di Jalan Industri, Ampenan banyak dikeluhkan para pengendara. Keluhan ini kerap diterima Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura.

“Masyarakat kita selalu mengeluh dengan kondisi jalan yang tidak bagus itu. Banyak dikeluhkan sehingga kami Dinas PU selaku pemerintah berkomunikasi terus, mendesak Satker Balai Jalan Nasional untuk melakukan peneguran kepada kontraktor,” jelasnya, Senin, 29 Mei 2017.

Iklan

Setiap galian yang dilakukan di badan jalan disebutkan Mahmuddin harus diperbaiki kembali sesuai bentuk semula. Hal itu juga sesuai dengan perjanjian pihak kontraktor atau pelaksana sebelum melakukan galian. Berdasarkan hasil komunikasi pihaknya dengan Satker Balai Jalan Nasional, kondisi jalan tersebut masih dalam tanggung jawab pihak ketiga atau kontraktor.

Selain itu menurut Mahmuddin penggalian saat ini masih belum tuntas sehingga masih ada badan jalan yang belum diperbaiki dan dikembalikan ke kondisi semula.

“Saya kurang tahu sampai kapan. Yang jelas menurut informasi dari Satker dia akan tetap memperbaiki dan proyeknya masih belum tuntas,” jelasnya. Galian tersebut menurut Mahmuddin tak hanya di Jalan Industri tapi akan terus ke arah utara sampai batas Kota Mataram-Lombok Barat.

Ia berjanji akan kembali berkoordinasi dengan pihak terkait perihal galian ini. “Kita akan bersurat,” ujarnya. Ia mengatakan pihaknya tak bisa mengambil langkah yang terlalu agresif terhadap persoalan tersebut karena jalan tersebut juga merupakan jalan provinsi.

“Kita tidak bisa mengambil langkah yang terlalu keras, desakan saja. Dan saya rasa mereka juga punya tanggung jawab untuk memperbaiki kembali jalan itu,” jelasnya.

Walaupun jalan tersebut merupakan jalan provinsi, tapi penggunanya merupakan warga Kota Mataram. “Penggunanya kebanyakan warga kota. Masalahnya pengaduannya disampaikan ke pemerintah kota,” tandas Mahmuddin. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here