Kondisi Drainase Kota Mataram Perlu Diperiksa

Mataram (suarantb.com) – Kepala Pelaksana BPBD NTB, Muhammad Rum menyampaikan kondisi drainase di Kota Mataram perlu diperiksa. Banjir menurutnya tak hanya disebabkan sampah dan pembalakan liar, drainase yang tak sesuai standar juga bisa memicu banjir.

“Drainase yang ada itu perlu dicek, berfungsi atau tidak. Walaupun sampahnya sudah dibersihkan, tapi masih tetap banjir. Berarti drainasenya yang harus dicek,” jelasnya, Kamis, 15 Desember 2016.

Iklan

Menurut Rum, pembuatan drainase di Kota Mataram dilakukan dengan sistem kejar tayang. “Dulu itu gali pasang, gali pasang. Harusnya dicoba dulu, airnya ngalir atau tidak. Apakah sudah tembus ke pembuangan atau ke sungai tidak? Kemiringannya sudah pas atau belum? Semua itu perlu dicek,” sarannya.

Selain drainase, penyempitan sungai menjadi penyebab banjir. Akibatnya debit air yang terlalu besar tak tertampung. Untuk itu perlu dilakukan normalisasi.

“Penyempitan lebar sungai, sedimentasi sungai sekarang sudah terjadi dimana-mana. Termasuk penggunaan lahan di badan sungai untuk bangunan. Itu semua harus segera ditertibkan kalau ingin mencegah banjir,” terangnya.

Pada 2017 mendatang BPBD NTB akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Masyarakat diminta membantu melestarikan hutan, tidak membuang sampah di sembarang tempat dan tidak mendirikan bangunan di pinggir sungai. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here