Komunitas WSI, Berdakwah Lewat Busana

Mataram (suarantb.com) – Komunitas Wajah Syar’i Indonesia (WSI) berawal dari sebuah kontes yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB bersama PKK NTB, Badan Kerjasama Organisasi Wanita NTB (BKOW) dan Dharma Wanita NTB. Kontes ini diselenggarakan untuk memilih Duta Wisata Halal NTB, mengingat NTB, khususnya Pulau Lombok dikenal sebagai destinasi wisata halal dunia.

Setelah pelaksanaan kontes berakhir, terbentuklah komunitas ini. Tujuan awal pembentukannya adalah sebagai wadah belajar bagi para muslimah yang ingin memakai jilbab sesuai syariat Islam atau lebih dikenal dengan jilbab syar’i. Komunitas WSI resmi terbentuk pada 6 Mei 2016 lalu.

Iklan

Juara WSI, Amy Shientiarizki kemudian didaulat menjadi ketua. Menurutnya, pembentukan WSI digadang oleh pembina mereka, Lutfah Nur Rahayu yang kemudian bekerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB serta Dharma Wanita Provinsi NTB.

“WSI ini awalnya kontes yang diadakan oleh Disbupar NTB. Namun oleh pengurus kami, diputuskan agar WSI dibentuk menjadi komunitas. Kita disini tujuannya itu berdakwah melalui busana, yaitu jilbab syar’i. Karena muslimah seharusnya memang berjilbab syar’i,” jelas Amy saat ditemui suarantb.com dalam acara halal bihalal WSI, Selasa, 12 Juli 2016.

Saat ini, total anggota Komunitas WSI yang terdaftar dari seluruh NTB mencapai 125 orang. Namun, anggota yang aktif dan berdomisili di Kota Mataram dan sekitarnya adalah 25 orang. Sisa anggota yang lain masih aktif meski hanya sebatas berkomunikasi melalui media sosial. Amy menjelaskan bahwa WSI selalu terbuka bagi yang ingin bergabung dalam komunitas ini. “Kita selalu membuka pendaftaran anggota baru. Siapapun boleh ikut. Tidak harus yang berjilbab syar’i, tetapi kita harapkan setelah bergabung dengan WSI, akan semakin terdorong untuk berjilbab syar’i,” tambahnya.

  KCB Sebar Virus Cinta Baca Melalui Diskusi Buku

Walaupun baru terbentuk, WSI telah melakukan beberapa kegiatan selama bulan Ramadan kemarin. Diantaranya berjualan dan keuntungannya untuk dana bakti sosial. Para anggota komunitas ini telah merencanakan banyak kegiatan, diantaranya WSI Berbagi dan WSI Kids.

Kegiatan ini berupa bakti sosial ke masjid dan panti asuhan di daerah pinggiran Kota Mataram. Dana baksos ini sendiri dikumpulkan melalui donatur tetap dan dana yang dikumpulkan sendiri. Sedangkan WSI Kids adalah kontes untuk memilih Duta Syar’i Indonesia Cilik.

Salah seorang anggota WSI, Retno, mengaku tertarik bergabung dengan WSI karena dia ingin belajar berjilbab syar’i. Selain itu, ia juga menyukai kegiatan yang telah dilakukan WSI.

Bagi yang ingin mulai mengenakan jilbab syar’i dan tertarik bergabung dengan komunitas ini bisa langsung menghubungi WSI di bagian Humas an. Sandra +62 812 38377888, Email WSI : wajahsyari.ind@gmail.com.  (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here