Komunitas ‘Aku Wanita Bahagia’ Dorong Penggunaan Internet Sehat

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi dari Aku Wanita Bahagia di Ruang Kerjanya, Rabu, 12 Februari 2020. (Suara NTB/Humas NTB)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menerima audiensi dari Aku Wanita Bahagia di Ruang Kerjanya, Rabu, 12 Februari 2020.

Aku Wanita Bahagia adalah perluasan divisi dari klub sehat holistik yang sangat peduli terhadap perempuan dan anak. Ditambah lagi saat ini penggunaan gadget (gawai) digunakan tidak hanya di rumah melainkan di sekolah. Oleh karena itu, pornografi mudah untuk diakses oleh anak dan remaja.

Iklan

Wakil Gubernur yang kerap disapa Ummi Rohmi tersebut pun mengatakan agar hal tersebut lebih diintervensi baik dari orang tua, guru, KPA, dan kader-kader PKK atau posyandu di lingkup Desa/Dusun.

“Ada kegiatan yang sudah kita lakukan dan akan dilakukan lebih luas lagi. Pemerintah Provinsi cukup intens dan serius dalam hal-hal seperti ini. Semua OPD yang terlibat harus bergerak bersamaan, termasuk bersama Aku Wanita Bahagia. Beberapa program yang bisa kita tumpangi dan berkolaborasi,” tegas Ummi Rohmi dalam rilis yang diterima Suara NTB.

Ika Shinta Sari selaku penggagas Aku Wanita Bahagia menjelaskan bahwa untuk mengurangi penggunaan gadget di anak dan remaja, harus diganti dengan penggunaan internet sehat atau smart tv.

“Kuncinya adalah keluarga harus diintervensi, seperti mengedukasi orang tua, kader PKK atau Posyandu dan kerjasama bersama Dikbud,” jelasnya.

Kepada Suara NTB, Shinta mengutarakan dua topik penting yang perlu digarisbawahi dari pertemuan tersebut. Pertama, perlunya upaya membahagiakan wanita. “Dengan (membahagiakan wanita) itu maka anak-anak dan sekelilingnya juga bahagia,” ujarnya.

Poin berikutnya adalah tentang ancaman yang datang bersamaan dengan penggunaan gawai dan konten pornografi di dalamnya. “Kalo perlu kita bisa mempersuasi keluarnya Perda untuk melarang penggunaan HP oleh anak usia sekolah dasar di sekolah dan tempat-tempat umum,” serunya. (r/aan)