Komisi III Dukung Bank NTB Syariah Lapor Polisi

Sembirang Ahmadi. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Komisi III DPRD NTB, Sembirang Ahmadi menegaskan, mendukung langkah yang dilakukan Direksi Bank NTB Syariah untuk melaporkan pegawainya ke Polda NTB atas dugaan pembobolan dana Rp10 miliar. “Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Direktur Utama Bank NTB Syariah dengan melaporkan dugaan penyelewengan itu kepada penegak hukum, sehingga kasus ini bisa dibuka secara terang benderang,” kata Sambirang yang dikonfirmasi Jumat, 2 April 2021.

Sembirang menyatakan, Komisi III DPRD NTB selaku mitra Bank NTB Syariah tidak mentolerir aksi-aksi pembobolan semacam itu. Karena hal tersebut dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Bank NTB Syariah sebagai bank milik pemerintah daerah.

Iklan

“Modal bank itu adalah kepercayaan. Tentu ini harus diambil pelajaran. Apalagi namanya dunia perbankan itu prudent-nya yang harus menjadi hal yang penting. Kemudian betapa penting juga soal profesionalisme yang harus ditegakkan, karena bagaimanapun Bank NTB Syariah ini adalah milik daerah,” ucap politisi PKS itu.

Menurut Sembirang, Komisi III tentu akan menunggu hasil kerja penegak hukum untuk membongkar kasus pembobolan uang di Bank NTB Syariah tersebut. Bahkan, pihaknya akan memanggil pihak manajemen bank untuk mendengar sesungguhnya apa yang terjadi sehingga kasus ini juga bisa juga diketahui oleh publik.

Tak hanya itu, anggota DPRD NTB dari Dapil Sumbawa dan Sumbawa Barat tersebut meminta penegak hukum mengusut kasus ini hingga tuntas, termasuk mencari aktor lain dibalik pembobolan tersebut. “Yang jelas kita di komisi sangat mendukung Direksi Bank NTB yang telah melaporkan kasus ini kepada penegak hukum. Kalau ada pihak lain yang terlibat di dalamnya kita minta ini dibongkar sampai tuntas,” katanya.

Ditempat terpisah Direksi Bank NTB Syariah menunjukan keseriusannya dalam menangani dan menuntaskan kasus dugaan pembobolan yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum pegawainya. Manajemen Bank NTB Syariah secara resmi telah melaporkan temuan dugaan penyelewengan tersebut ke Polda NTB.

Dalam laporannya, pihak Bank NTB Syariah menjelaskan adanya temuan dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum pegawai Bank NTB Syariah. Langkah ini sebagai kelanjutan dari laporan dan penyampaian progres perkembangan permasalahan kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan sejak tanggal 5 Februari 2021. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional