Kominfo Klaim Jalur Longsor di Kawasan Wisata Senggigi Aman Dilintasi

Bupati H. Fauzan Khalid dan rombongan melakukan touring mengelilingi Lobar, termasuk ke Kawasan Senggigi. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemda Lombok Barat (Lobar) mengklaim jalur di kawasan Senggigi aman dilalui, meski sejumlah titik yang mengalami longsor. Bahkan Bupati Lobar bersama rombongan menjajal jalur Senggigi dengan melakukan touring ke kawasan wisata tersebut, Kamis , 18 November 2021.

Bupati didampingi Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan, Kamis, 18 November 2021 sore bersama komunitas motor dari berbagai macam klub melakukan touring bersama mengelilingi wilayah Lobar.

Iklan

Kegiatan touring bersama ini dilaksanakan Dinas Pariwisata Lobar untuk menyambut event World Superbike (WSBK) yang sekaligus bersamaan dengan diadakannya event Dinas Pariwisata Lobar “Welcome to Senggigi” yang sudah terselenggara dari mulai minggu ini.

Touring Bersama City Tour yang terselenggara Kamis sore berangkat dari Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar menuju Bundaran GMS melewati Desa Kediri dan Desa Bengkel kemudian menuju Dasan Cermen melewati jalan Lingkar Selatan sampai Ampenan hingga finish di Seaview Hotel Aruna Senggigi.

Kegiatan Touring ini diikuti berbagai komunitas klub motor di antaranya komunitas NMX Lombok, Komunitas Motor Grand Lombok, Klub Motor Ninja Lombok, dan juga Grab yang ikut meramaikan kegiatan touring tersebut.

Selain itu juga yang membuat touring itu menarik perhatian adalah komunitas disabilitas Lombok yang ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tujuannya untuk menyadarkan tidak ada rasa diskriminasi antar manusia serta kesetaraan gender.

Sementara itu di kawasan Senggigi,  mulai ramai. Wisatawan asing dan domestik mulai memenuhi kawasan wisata unggulan di Lombok itu.

Kawasan wisata Senggigi sangat siap dan sudah mulai ramai menjelang pelaksanaan WSBK,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Statistik Lobar Ahad Legiarto.

Ahad menjelaskan yang terjadi adalah trotoar yang ambles bagian ujungnya sekitar 40 centimeter, karena sedang dilakukan penggalian pondasi dan pemasangan talud, sehingga menyebabkan tanah di pinggir tebing terkikis dan ujung trotoar ambles sekitar 40 cm.

“Hal ini tidak berpengaruh pada badan jalan yang ada di kawasan Pasific point yang letaknya 4 kilometer setelah kawasan utama Senggigi,” ujarnya.

Ahad mengatakan bahwa jalan tersebut masih dapat digunakan secara normal, karena struktur tanah dan jalannya masih baik dan stabil. “Jalan di kawasan wisata Senggigi tidak ada masalah dan dapat dilalui dengan normal dan baik untuk wisatawan,” ujarnya

Menurut Ahad, kawasan wisata Senggigi sudah sangat siap untuk menerima tamu menjelang pelaksanaan WSBK. Hotel-hotel telah menerapkan standar protokol kesehatan dan telah memiliki sertifikat CHSE, sehingga sangat siap untuk menerima tamu domestik maupun mancanegara.

Selain itu, Dinas Pariwisata Lobartelah menyiapkan berbagai event menyambut wisatawan yang akan menonton WSBK. Event bertajuk Welcome to Senggigi tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang memanjakan wisatawan.

Mulai dari kegiatan pertunjukan wayang, pameran ekraf dan fotografi, hingga live music acoustic akan diselenggarakan menyambut tamu WSBK di Senggigi,” kata Ahad.

had juga menyebut tingkat okupansi hotel menjelang WSBK meningkat. Kamar hotel di Senggigi rata-rata terisi oleh tamu domestik maupun mancanegara.Menyambut event internasional itu, Ahad juga mengatakan bahwa jalur menuju kawasan wisata Senggigi aman dilalui. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional