Komentar Farin Soal Rencana Tampil di Pilkada Lobar

Giri Menang (Suara NTB) – Nauvar Furony Farinduan, SH, M.BA, putra semata wayang mantan Bupati Lobar, Dr. H. Zaini Arony memastikan diri maju pada Pilkada 2018 mendatang. Kepastian dirinya maju setelah mendapatkan dukungan dari elemen masyarakat, baik dari tuan guru maupun tokoh masyarakat. Saat ini, lulusan Magister Management Development Institute Of Singapore University ini tinggal menjalin komunikasi intesif untuk mendapatkan dukungan parpol.

Farin – sapaan akrab Ketua Formi NTB ini pun rajin blusukan ke masyarakat. Ia terkadang turun bersama sang istri. Sesekali juga bersama ibunya, Hj. Nanik S Zaini Arony guna menjaring dukungan masyarakat. Selain blusukan, Farin juga banyak menerima masyarakat yang datang ke kediamannya. Seperti saat ia ditemui di kediamannya di Dasan Tapen, Senin (20/3/2017) malam.

Iklan

Farin menegaskan niatnya untuk tampil di Pilkada 2018 sebagai Cabup. “Jadi saya maju sebagai nomor satu (Cabup), ndak ada maju nomor dua (Cawabup). Masalah nanti diakhirnya kita berbicara nomor satu atau dua itu nanti, yang penting kita menang. Kita bicara menang,” jelas Farin.

Menurut Farin, masyarakat silih berganti datang ke rumahnya. Tanpa diundang pun, mereka datang. Situasi ini membuat ia harus pandai membagi waktu. Dari pagi hingga sore ia menyambangi masyarakat. Sementara malam harinya ia menerima masyarakat di rumahnya.

Masyarakat datang memberikan dukungan dan membawa berbagai unek-unek. Ia mengklaim loyalitas masyarakat yang datang ini sudah cukup teruji, karena sudah pernah bersama sejak Pilkada 2014 lalu. Yang jelas, ia tetap istiqomah, beriktiar dan fokus pada langkahnya untuk maju.

Farin mengenang kembali, selama dipimpin Zaini Arony, Lobar mampu membangun konsensus bersama lintas agama, organisasi dan pemuda. Hal inilah yang akan dibangun kembali. Menurutnya, masyarakat memberikan restu dan belum ada yang memintanya berfikir kembali untuk maju.

Bagaimana dengan anggapan bahwa ia mendompleng nama ayah dan ibunya? Farin tak menampik bahwa sosok ibu atau ayahnya memang cukup memiliki pengaruh kuat di masyarakat. Namun, menurutnya, ia sendiri tetap harus membangun karir politiknya dengan turun langsung ke masyarakat.

Farin menambahkan, sejauh ini sudah ada komunikasi dengan sejumlah parpol. Termasuk, parpol-parpol yang dinamika politiknya telah terungkap di media juga telah didekati. Kini Farin tinggal menunggu saat mereka membuka pintu bagi figur yang ingin melamar secara resmi. Ia membuka komunikasi dengan semua parpol guna mengejar terakumulasinya dukungan sembilan kursiparpol sebagai persyaratan.

“PDIP, PAN, Hanura, PKB dan Golkar pasti masuk dalam jaringan karena partai saya. Semua parpol, termasuk PKS dan PPP,”jelasnya sembari menegaskan akan mempertimbangkan geopolitik dalam menentukan pasangannya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional