Kodim Dompu Kembali Amankan Kayu Diduga Hasil Pembalakan liar

Dompu (Suara NTB) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1614/Dompu kembali mengamankan kayu diduga hasil pembalakan liar, di lahan So Randi Desa Kramabura Kecamatan Dompu, Sabtu, 20 Mei 2017 Pukul 8.00 Wita. Kayu berbentuk balok dan gelondongan ini ditemukan tak bertuan saat giat operasi Sat Inteldim.

Dandim 1614/Dompu Letkol CZI. Arif Hadiyanto, S. IP., melalui Danunit Inteldim Lettu Kav M Kasim mengatakan, operasi itu digelar pihaknya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang berhasil dihimpun akhir-akhir ini. Yang mana desa Kramabura masuk sebagai salah satu lokasi rawan pembalakan liar menyusul kawasan hutan Teka Ndahu dan Kwangko.

Iklan

“Desa Kramabura ini merupakan wilayah rawan illegal logging,” katanya menjawab Suara NTB via WhatsApp, Minggu, 21 Mei 2017.

Barang bukti kayu tersebut ditemukan tertumpuk di salah satu lahan warga tak jauh dari kawasan hutan, posisinya tepat di pinggir jalan yang biasa dilintasi masyarakat untuk ke ladang. Saat berusaha meminta keterangan beberapa orang warga setempat tak ada satupun yang mengetahui pemiliknya.

Selanjutnya, ia bersama tiga orang prajurit langsung mengamankan barang bukti ini ke Makodim untuk dijadikan bahan penyelidikan lebih lanjut. Kalau pun ada masyarakat yang keberatan pihaknya siap melayani, baik dengan menempuh jalur hukum.

Karena bagaimana pun lanjut dia, kayu dengan panjang bervariasi ini merupakan jenis sonokeling yang dalam aturannya dilarang ditebang. “Karena kayu sonokeling sudah termasuk kayu langka yang tidak boleh kita tebang, apalagi secara liar,” jelasnya.

Kasim menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya diperkirakan puluhan batang kayu yang diamankan itu lebih kurang 2,5 kubik. Baik itu yang masih berbentuk gelondongan maupun balok. Sementara atas temuan ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan intansi terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar bisa menindaklanjutinya.

“Ya kita koordinasikan dengan instansi terkait agar bisa lebih menguatkan pengawasan di kawasan-kawasan rawan illegal logging,” pungkasnya. (jun/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here