Kodim 1620/Loteng Gelar TMMD

Danrem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, beserta anggota Forkompinda Loteng, memukul gong tanda dimulainya program TMMD di Loteng, Selasa, 15 Juni 2021. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) mengelar TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke 111 di lima desa, mulai bulan Juni ini. Dengan fokus program pada pembangunan akses jalan dan jembatan, guna menunjang mobilitas masyarakat di sejumlah daerah terisolir di empat kecamatan. Kegiatan dibuka langsung Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., dengan disaksikan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, di kantor Bupati Loteng, Selasa, 15 Juni 2021.

Kegiatan yang bakal melibatkan sekitar 150 personel gabungan TNI, Polri serta dari pemerintah daerah tersebut bakal dilaksanakan hingga 30 hari ke depan. Dengan desa sasaran, Desak Aik Bukak Kecamatan Batukliang, Desa Bilebante dan Desa Sintung Kecamatan Pringgarata, Desa Kawo Kecamatan Pujut serta Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat.

Iklan

“Fokus program di TMMD kali ini berupa pembukaan dan pembangunan jalau baru dan jembatan,” ungkap Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP.

Selain program fisik, pada gelaran TMMD kali ini juga ada program non fisik. Mulai dari penguatan nilai kebangsaan, pencegahan peredaran narkoba, pelayanan kesehatan, sampai penguatan protokol Covid-19, guna mendukung upaya pencegahan Covid-19. “Tapi yang paling penting dari kegiatan TMMD ini ialah bagaimana menggalakkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat,” tambah Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP.

Ia mengakui, program TMMD memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di daerah ini. Pemerintah daerah dalam hal ini juga sangat terbantu, karena bisa membantu penyiapan fasilitas umum yang mungkin tidak terjangkau oleh program pemerintah daerah.

Ke depan, pihaknya berharap program TMMD bisa fokus pada penanganan saluran irigasi. Mengingat, banyak sekali saluran irigasi didaerah ini yang butuh perhatian serius. Di satu sisi saluran irigasi memainkan peran penting dalam upaya mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah ini.

Sementara itu sebelum turun ke lapangan, sebanyak 150 personel yang akan terlibat dalam di program TMMD, Selasa siangnya menjalni tes rapid antigen. Tes dilakukan untuk meyakinkan anggota yang terlibat Satgas TMMD sudah terbebas dari Covid-19. Pengambilan sampai tes antigen berlangsung di Makodim 1620/Loteng.

“Dilakukannya tes rapid antigen bagi seluruh anggota yang terlibat Satgas TMMD merupakan langkah awal untuk deteksi dini penyebaran Covid-19,” terang Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP. Dalam pelaksanan TMMD nanti tetap tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Guna memberi contoh baik bagi masyarakat. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional