Koalisi Poros Tengah Segera Teken Komitmen Bersama

Mataram (Suara NTB) – Langkah partai-partai papan tengah yang telah berhimpun dalam koalisi poros tengah untuk membangun kekuatan politik, di Pilkada NTB 2018 bukan wacana belaka. Dalam waktu dekat mereka akan mengadakan pertemuan lagi untuk memantapkan langkah berikutnya.

Demikian disampaikan juru bicara koalisi poros tengah, Nurdin Ranggabarani, SH, MH, saat dikonfirmasi Suara NTB, via pesan singkat, Senin, 3 April 2017 kemarin. “Nanti setelah pulang dari kunker ini, akan ada pertemuan tindak lanjutnya,” ujar Nurdin, yang tengah berada di luar daerah dalam rangka tugas kunjungan kerja DPRD NTB.

Iklan

Lanjut Nurdin, agenda politik yang akan dibahas dalam pertemuan kedua tersebut, yakni untuk mempertajam komitmen setiap partai dan sekaligus penandatangan komitmen bersama, untuk mengusung calon yang akan di turunkan berlaga di Pilkada NTB 2018.

“Agenda kita itu, membahas poin-poin kesepakatan yang akan ditanda tangani bersama oleh Ketua-ketua partai,” ucap anggota DPRD NTB dari Fraksi PPP itu.

Seperti diketahui, partai-partai yang telah menyatakan diri bergabung pada pertemuan pertama koalisi poros tengah, beberapa waktu lalu, yakni PPP, PAN, Hanura, PKB, dan Gerindra. Dari lima partai tersebut, hanya PKB dan Gerindra yang mengirimkan perwakilannya, sementara PPP, PAN, Hanura langsung diwakili oleh Ketua DPW masing-masing.

Adapun rancangan poin-poin kesepakatan hasil pertemuan pertama koalisi poros tengah  beberapa waktu lalu itu yakni, pertama semua partai menyepakati bersedia untuk berkoalisi, dan  dalam waktu dekat akan ada pertemuan kembali, sebagai tindak lanjut untuk membahas format koalisi yang bersifat lebih konkret dalam menghadapi pilkada NTB.

Poin keduanya, yakni disepakati untuk secara bersama-sama melakukan penjaringan bakal calon Gubernur NTB. Sehingga proses penjaringan akan melalui satu pintu, tanpa mengenyampingkan proses di internal partai masing-masing. Dimana kreteria calon yang akan diusung harus sama.

Terakhir ditegaskan Nurdin, koalisi poros tengah tersebut disepakati sama-sama dalam posisi yang sejajar. Tidak ada yang mendominasi dan tidak ada yang menjadi pengikut dalam proses penggodokan calon.

“Jadi tidak ada yang merasa memimpin dan dipimpin, kita sudah melebur mejadi satu lokomitif kekuatan politik. Jadi rancangan poin kesepakatan itulah yang akan kita lanjuti dalam bentuk penandatangan dokumen kesepakatan pada pertemuan kedua ini,” jelas Wakil Ketua DPW PPP NTB itu.

Di tempat terpisah, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hardian Irfani, menegaskan bahwa PKB telah mendapatkan persetujuan dari DPP untuk tetap bergabung dalam koalisi poros tengah. Sehingga proses penjaringan kadidat bakal calon yang akan diusung, akan mengikuti mekanisme koalisi, tanpa mengurangi mekanisme internal. Hal itu disampaikan oleh Lalu Hardian, Minggu (2/4), dalam jumpa pers pembukaan pendaftaran Cagub dan Cawagub dari PKB.

“Bergabungnya kami dalam koalisi ini pun atas persetujuan Ketua Umum DPP PKB H Muhaimin Iskandar,” ujar Lalu Hardian.

Sementara untuk partai Gerindra sendiri, terlihat lebih condong akan bersama Golkar. Wakil Ketua DPD Gerindra NTB, Mori Hanafi yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa partainya masih belum resmi berkoalisi dengan partai manapun. Sebab proses penjaringan diinternal akan dimulai pada bulan Mei mendatang. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here