Klinik Hamzar Kembali Gelar Pelatihan Khitan Modern Metode ‘’Sunathrone Klamp’’

Foto bersama peserta dan pemateri pelatihan metode sunathrone klamp angkatan ketiga di Lombok.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Klinik Hamzar kembali menggelar pelatihan khitan atau sirkumsisi modern dengan metode sunathrone klamp angkatan ketiga dan keempat di Lombok, NTB. Pelatihan angkatan ketiga dilaksanakan di Lombok Tengah pada Sabtu, 23 Januari 2021 dan Minggu, 24 Januari 2021 di Ilira Lite Praya hotel. Pelatihan angkatan keempat dilaksanakan di Same Hotel pada Sabtu, 30 Januari 2021 dan Minggu, 31 Januari 2021.

Ketua panitia dari Klinik Hamzar dan pelopor pelatihan sunathrone klamp di NTB, Supriadi, S.Kep.Ns.,M.Kep., menjelaskan, pelatihan ini untuk memperkenalkan sunathrone klamp ke sluruh Indonesia. Pelatihan ini diikuti oleh perawat dan dokter, di Lombok Tengah diikuti sebanyak 30 orang, dan di Mataram diikuti 20 orang.

Iklan

Pihaknya dari Klinik Hamzar yang beralamat di Jln. Jurusan Lab. Lombok, Mamben Daya, Wanasaba, Lombok Timur, telah melakukan pelatihan angkatan kedua di tahun 2020 lalu. Pelatihan secara teori dilaksanakan pada hari pertama, di hari kedua dilaksanakan praktik sekaligus diadakan Khitan Ceria Peduli Umat (KCPU). Anak yang mengikuti khitan ceria peduli umat sebanyak 13 orang di masing-masing angkatan.

Animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Oleh karena itu, pelatihan angkatan ketiga dan keempat hanya berselang satu minggu. “Kami laksanakan pelatihan ini karena animo peserta pelatihan sangat luar biasa, tidak lebih satu bulan buka pelatihan untuk di Lombok Tengah, langsung penuh, kami panitia dihubungi untuk membuat pelatihan ini lagi,” katanya.

Pihaknya ingin menekankan kebergunaan sunathrone klamp bisa dikenal masyarakat luas. Dengan begitu bisa menjadi alternatif metode sunat yang ada di Indonesia. “Alhamdulillah teman-teman sudah banyak yang membuka rumah sunat masing-masing,” katanya.

Keunggulan utama sunathrone klamp, ketika anak selesai disunat, bisa langsung beraktivitas seperti langsung memakain popok bagi bayi, bisa langsung memakai celana, bermain, bisa langsung mandi. Bahkan salah seorang anak yang mengikuti Khitan Ceria Peduli Umat langsung berenang di hotel.

“Tidak ada pantangan anak yang disunat. Kalau bayi hari ketiga sampai keempat lepas sendiri seperti tali pusar. Begitu juga konsep dengan sunathrone klamp, kalau usia sekolah hari ketujuh  sampai hari ke-12 akan lepas sendiri,” katanya.

Pihaknya di Klinik Hamzar selain sebagai penyelenggara juga membuka layanan khitan atau sunat dengan metode sunatrhone klamp. Alumni pelatiahn ini sudah ada dari Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, Bima, dan bahkan ada yang jauh-jauh dari Wonosobo.

Pemateri pelatihan ini langsung dari tim Sunathrone Indonesia. Cheif of Development and Education (CDE) Sunathrone Indonesia, Ns. Dian Tri Raharjo, M.Kep., menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Pihaknya melatih dokter, perawat dan bidan yang mengikuti pelatihan agar bisa menggunakan metode sunat atau sirkumsisi sunathrone klamp.

Di hari pertama pelatihan berupa teori, materi yang dibahas mengenai anatomi kelamin, anastesi, dan ceritakan sejarah sunathrone klamp yang diciptakan oleh orang asal Indonesia, yaitu dr. Andi Berlian Tanwir. Di hari kedua dilaksanakan khitan massal untuk mengaplikasikan teori.

Ia berharap, ke depan para praktisi di NTB bisa menggunakan teknologi saat khitan, tidak lagi menggunakan metode konvensional. “Walaupun konvensonal itu adalah basis dari sirkumsisi, sunathrone klamp adalah pengembangan. Karena ini minimal pendarahan, tidak dijahit, selesai tindakan khitan, bisa langunsg beraktivitas,” jelasnya.

Pelatihan ini juga didukung oleh permen espresso dan BRI. Sunathrone klamp ini merupakan pengembangan putra Indonesia, sudah beredar sejak tahun 2005 dan melanglang buana sampai luar negeri. Alat ini ikut andil dalam penelitian dengan WHO membahas HIV/Aids yang bisa dicegah melalui khitan. Alat ini ikut andil dalam penelitian tersebut, dari tahun 2007 sampai 2009. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional